Berita Cerpen

Tuhan Lebih Mencintai Ibu! Cerpen Riko Raden

SEJAK kepergian ayah, ibu tak mau berbicara kepadaku. Rasanya aku mengerti apa yang terjadi pada jiwa ibu

Tuhan Lebih Mencintai Ibu!  Cerpen Riko Raden
ils
ibu 

Karena aku ingin mendengar kembali tutur kata ibu yang lemah lembut serta sinar matanya yang teduh.
"Maaf pak, siapa keluarga dari pasien ini." Kata dokter ketika berada dalam ruangan ini.
"Aku dokter!" dengan nada halus aku menjawabnya.
"Tolong segera tanda tangan surat operasi ini."
"Kalau boleh tahu, ibu sakit apa dokter."
Tangan dokter membimbing tanganku untuk keluar sebentar dari dalam kamar ini. Mungkin dokter ingin supaya ibu tidak boleh mendengar sebelum operasi.

"Maaf pak, ibu sakit kanker payudara". Kata dokter sekali lagi.
"Apa?" Aku kaget setelah dokter mengatakan demikian. Saat itu pula air mataku mulai turun membasahi pipiku.
"Iya pak. Sekarang harus dioperasi".

Hampir pukul sebelas malam, kabar tentang ibu belum juga keluar. Dokter sudah dua kali muncul dari ruangan operasi tidak mau mengatakan kepadaku bagaimana keadaan ibu.

"Bantulah kami dengan doa." Itulah sepotong kata yang dilontarkan oleh dokter. Namun, dari sikap dokter tersebut aku mulai panik bahwa keadaan ibu sungguh tidak menggembirakan. Tubuhku terasa mengapung.

Deddy Corbuzier Sebut Dirinya Makan Teman Pada Fotonya Bersama Sabrina dan Seekor Anjing

Dunia penuh sunyi, hampa dan rapuh. Semua urat terasa kehilangan tenaga. Ketika dokter keluar sekali lagi dari kamar operasi, aku mendekatinya dan bertanya sekali lagi keadaan ibu.

"Maaf pak, kami telah berusaha sejauh mungkin. Mungkin Tuhan lebih mencintainya dan telah tiba saatnya Anda semua berpisah dengannya. Silakan masuk, " kata dokter.
(Riko Raden, mahasiswa STFK Ledalero, tinggal di Unit St. Rafael Ledalero).

Penulis: PosKupang
Editor: Apolonia Matilde
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved