Berita Kabupaten Nagekeo Terkini

Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu oleh Bawaslu Banyak Kursi Kosong yang Tidak Terisi

Kegiatan sosialisasi pengembangan pengawasan partisipatif Pemilu 2019 oleh Bawaslu Nagekeo di Aula Hotel Sinar Kasih Mbay tampak kursi kosong

Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu oleh Bawaslu Banyak Kursi Kosong yang Tidak Terisi
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Banyak kursi kosong saat sosialisasi pengembangan pengawasan partisipatif Pemilu 2019 di Aula Hotel Sinar Kasih Mbay, Senin (17/12/2018). 

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Kegiatan sosialisasi pengembangan pengawasan partisipatif Pemilu 2019 oleh Bawaslu Nagekeo di Aula Hotel Sinar Kasih Mbay tampak kursi kosong yang tidak terisi.

Sekitar 50 an lebih kursi yang sudah diatur rapi didalam ruangan itu tak diisi.

Berdasarkan data yang dihimpun POS KUPANG.COM, dari panitia jumlah peserta yang hadir hanya 33 orang saja.

Dari Parpol se Nagekeo hanya PAN, PKS, Partai Berkarya, Hanura dan PPP saja yang hadir. Sedangkan surat undangan yang dikeluarkan oleh Bawaslu ada 50 orang.

Salah Satu Pelaku Perusakan Atribut Partai Demokrat Tertangkap Tangan, Begini Pengakuannya

Komisioner Bawaslu Nagekeo, Yohanes Emanuel Nane pada kesempatan tersebut mengatakan, kegiatan sosialisasi pengembangan pengawasan partisipatif Pemilu 2019 sangat penting dilakukan.

Mengingat banyak hal yang harus dibahas bersama terkait regulasi dan juga bagaimana meminimalisir terjadinya kecurangan dalam penyelenggaraan Pemilu Nasional di Nagekeo tahun 2019.

Julie Laiskodat Bagikan Kisah Sukses Gubernur NTT Kepada Murid SDI Bertingkat Oebobo 2

Ia mengatakan Bawaslu sudah mengeluarkan undangan kepada seluruh pimpinan Parpol peserta Pemilu di Nagekeo, OKP, ASN namun hanya beberapa orang saja yang hadir. Padahal kegiatan tersebut sangat penting.

Sementara Ketua Bawaslu Nagekeo, Yohanes Nanga,SH, mengatakan, peran serta seluruh stakeholder dapat meningkatkan pengawasan terhadap penyelenggaraan Pemilu 2019.

"Peran kita adalah bagaimana menyampaikan informasi ini kepada masyarakat. Teman-teman pemuda bisa sampaikan kepada masyarakat semua terkait hal-hal baru yang diperoleh hari ini sehingga tidak ada korban nantinya. Jadilah pemilih yang demokratis. Jangan sampai ada korban nanti karena tidak tau," ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, kegiatan masih berlangsung dan undangan yang hanya tinggal 20 an orang saja. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Gordi Donofan)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved