Berita Kota Kupang Terkini

Penutupan Lokalisasi, Wakil Walikota Kupang: Saya Mengerti Persoalan yang Dihadapi para PSK

Wakil Walikota Kupang, dr. Herman Man mengaku mengerti betul persoalan yang dihadapi para PSK.

Penutupan Lokalisasi, Wakil Walikota Kupang: Saya Mengerti Persoalan yang Dihadapi para PSK
POS-KUPANG.COM/YENI RAHMAWATI
Wakil Walikota Kupang, dr Herman Man. 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Wakil Walikota Kupang, dr. Herman Man mengaku mengerti betul persoalan yang dihadapi para PSK. Sebagai seorang dokter, dia mengetahui untuk ini butuh proses yang sangat panjang terkait dampak baik ditutup ataupun tidak ditutupnya lokalisasi.

Namun karena kebijakan nasional dan diperintahkan ke Walikota serta mengacu pada penutupan Dolly di Surabaya, maka penutupan lokalisasi akan dilaksanakan.

Herman Man mengatakan, selain modal yang diberikan kepada PSK ketika pulang ke kampung halaman, untuk PSK yang dari daerah ini akan diprioritaskan untuk mendapatkan KUR. Sedangkan PSK lainnya akan mendapatkan KUR sesuai alamat asal.

Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Pemilu oleh Bawaslu Banyak Kursi Kosong yang Tidak Terisi

Mengenai keterampilan untuk seluruh PSK, kata dr. Herman, Pemerintah Kota Kupang tidak mungkin akan melaksanakan karena keterbatasan dana. Tapi pemerintah akan bekerja sama dengan Kementerian Sosial untuk langkah selanjutnya.

Salah Satu Pelaku Perusakan Atribut Partai Demokrat Tertangkap Tangan, Begini Pengakuannya

"Di atas kertas tanggal 1 tidak bsia ditawar untuk mencabut izin penginapan. Prinsipnya kita tidak akan meninggalkan ibu-ibu. Persoalan hutang semua punya hutang, tapi cara membayar hutang itu, inilah yang kami kasihan karena cara membayarnya yang tidak manusiawi. Karena kami tidak menerima kalau seperti ini. Inilah tugas pemerintah melindungi segenap bangsa. Hak asasi ibu kami lindungi, jangan sampai diri kita jadi penjamin hutang itulah yang tidak manusiawi. Saya mohon maaf karena cara membayar hutang itu yang tidak benar," kata dr. Herman Man, ketika menanggapi keluh kesah para PSK pada Acara Coffee Morning Penutupan Lokalisasi di Hotel Maya, Senin (17/12/2018).

Herman jika mendengar rintihan-rintihan persoalan ibu-ibu dirinya menangis. Tapi sebagai pemerintah begitu peduli.

"Miris rasanya karena anak-anak perlu sekolah tapi mari buka pemikiran untuk ke depan yang lebih baik. Apa yang diusulkan akan disampaikan ke pusat. Kita akan berbuat sesuatu, kita tidak akan menelantarkan ibu-ibu," tuturnya.

Herman Man menjamin proses pemulangan para PSK ke kampung halaman profesinya akan disembunyikan. Jadi masyarakat tidak akan mengetahuinya.

"Segala bentuk keberatan akan disampaikan ke Walikota. Kalau ada perubahan akan disampaikan. Pada prinsipnya kita sama. Hati ibu dan hati saya sama. Semua usulan akan disampaikan ke Walikotan. Beri kesempatan kepada kami untuk berdiskusi," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved