Berita Regional Terkini

Setelah 11 Jam Dirawat, Korban Tabrakan Beruntun Itu Akhirnya Meninggal Dunia

Dilah (27), salah satu satu dari lima korban luka-luka akibat tabrakan beruntun di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, meninggal dunia

Setelah 11 Jam Dirawat, Korban Tabrakan Beruntun Itu Akhirnya Meninggal Dunia
KOMPAS.com/BUDIYANTO
Truk colt diesel plat nomor D 8321 DP pengangkut galon air kemasan menabrak pos lalu lintas di Jalan Cagak Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (15/12/2018). 

POS-KUPANG.COM | SUKABUMI - Dilah (27), salah satu satu dari lima korban luka-luka akibat tabrakan beruntun di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, Cibadak, Sukabumi, Jawa Barat, Jumat (14/12/2018) malam lalu, akhirnya meninggal dunia.

Sopir truk mitsubishi colt diesel berplat nomor F 8177 UP itu meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan tim medis sekitar 11 jam di Rumah Sakit Kartika, Cibadak, Sabtu kemarin.

Warga Kampung Citiis, Desa Mekarsari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi itu mengalami luka berat pada anggota tubuhnya dan saat di rumah sakit kondisinya kritis.

Heboh, Ibu Satu Anak Kejar-kejaran dengan Yayan, Setelah ditangkap Polisi Ternyata Ini yang Terjadi

"Ya benar, almarhum Dilah, sopir colt diesel... meninggal dunia kemarin di Rumah Sakit Kartika," kata Kepala Unit Kecelakaan, Sat Lantas Polres Sukabumi, Iptu Nandang Herawan kepada Kompas.com, Minggu.

Kepala Perwakilan PT Jasa Raharja (Persero) Sukabumi, Harry Herawan mengatakan stafnya sudah melakukan pendataan terhadap ahli waris almarhum Dilah sebagai korban kecelakaan beruntun di Cibadak, Sesuai Undang-undang nomor 33 tahun 1964 tentang Dana Pertanggungan Wajib Kecelakaan, semua korban kecelakaan lalu lintas di Cibadak tersebut dijamin oleh Jasa Raharja.

Karel Rame Berusaha Melakukan Ini Saat Melihat Anaknya Kristin Dimangsa Buaya, Begini Hasilnya

"Insya Allah santunan sesegera mungkin setelah seluruh persyaratan lengkap, kami sampaikan langsung via transfer ke rekening ahli waris korban," kata Harry dalam pesan whatsapp, Minggu.

Menurut dia, santunan bagi korban meninggal dunia kepada ahli waris yang sah sebesar Rp 50 juta. Sedangkan santunan bagi korban luka-luka untuk biaya perawatan di rumah sakit maksimal sebesar Rp 20 juta.

"Bagi korban luka-luka kami sudah memberikan surat jaminan ke RS Kartika Cibadak dan RSUD Sekarwangi untuk biaya perawatan," ujar Harry. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved