Berita Regional Terkini

Pembangunan Tol Banda Aceh-Sigli Ditargetkan Selesai Sebelum 2021

Pembangunan jalan bebas hambatan pertama di Aceh, Tol Banda Aceh-Sigli, ditargetkan selesai sebelum 2021

Pembangunan Tol Banda Aceh-Sigli Ditargetkan Selesai Sebelum 2021
KOMPAS.com/Dok. Kementerian PUPR
Penekanan sirine dan penandatanganan prasasti tanda dimulainya pembangunan Tol Banda Aceh-Sigli oleh Presiden Joko Widodo, Jumat (14/12/2018). 

POS-KUPANG.COM | BANDA ACEH - Pembangunan jalan bebas hambatan pertama di Aceh, Tol Banda Aceh-Sigli, ditargetkan selesai sepenuhnya tiga tahun mendatang. Meski demikian, pemerintah berencana menyelesaikannya secara bertahap sebelum 2021.

"Ada enam segmen ya, mana yang paling mudah, paling cepat, kami langsung masuk. Dan nanti secara bertahap bisa selesai pada 2020, 2021," kata Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Sugiyartanto di lokasi, Jumat (14/12/2018).

Berdasarkan data yang dihimpun Kompas.com, Segmen 1-3 Padang Tiji-Indrapuri (48 kilometer) pembebasan lahannya mulai dilakukan pada April 2019 hingga Desember 2019. Sementara pekerjaan konstruksi ditargetkan selesai pada Maret 2021.

Suster Kepala SMK Swastisari Kupang Apresiasi Gerakan NTT Bersih, NTT Membaca, NTT Cerdas

Adapun Segmen 4 Simpang Susun Indrapuri-Simpang Susun Blang Bintang (13,5 kilometer) dijadwalkan selesai pembebasan lahannya pada Juni 2019 dan konstruksi pada April 2020.

Untuk Segmen 5-6 Simpang Susun Blang Bintang-Simpang Susun Baitussalam (12,5 kilometer) bakal kelar pembebasan lahannya pada Desember 2019 dan konstruksi pada April 2020.

Natal Bersama Ikhtiar Mempersatukan Keluarga Fangidae dan Fanggidae

Sementara itu, Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menjelaskan, jalan tol ini akan melewati 10 kecamatan dan 78 desa yang terbentang mulai dari Kabupaten Aceh Besar hingga Kabupaten Pidie. Peta bidang dan daftar nominatif sebanyak 3.586 bidang tanah untuk 10 kecamatan tersebut telah diumumkan.

"Adapun dari 10 kecamatan, sebanyak delapan kecamatan telah dilakukan penilaian harga tanah dan dilanjutkan dengn musyawarah ganti kerugian di empat kecamatan, yaitu Blang Bintang, Montasik, Indrapuri dan Kuta Cot Glie," terang Nova.

Dari empat kecamatan tersebut, baru dua kecamatan yaitu Blang Bintang dan Montasik yang sudah dilakukan pembayaran ganti rugi bidang tanah.

Adapun lahan yang sudah dibayar saat ini baru 144 bidang dari total keseluruhan atau sekitar 55,34 hektar dari total luas lahan 755,2 hektar.

Sedangkan total dana talangan yang telah dikeluarkan PT Hutama Karya (Persero) selaku kontraktor pelaksana yang ditunjuk untuk menggarap proyek ini senilai Rp 17,56 miliar.

"Dengan terlaksananya pembayaran seluas 55,34 hektar tersebut, berarti saat ini pihak pelaksana konstruksi akan segera mengerjakan pembangunan jalan tol sepanjang 6,92 kilometer di dua kecamatan, yakni Kecamatan Blang Bintang dan Kecamatan Montasik," ungkap Nova.

Presiden Joko Widodo mengatakan, selama ini kesulitan utama dalam pekerjaan tol adalah pembebasan lahan. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama dari pemerintah daerah untuk membantu percepatan proses pembebasan lahan tersebut. (KOMPAS.com)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved