Berita Rekrutmen CPNS

Seleksi Honorer Jadi Pegawai PPPK Setara PNS Tahun 2019, MenpanRB Sebut Rugi Kalau Ditolak

Seleksi Honorer Jadi Pegawai PPPK Setara PNS Tahun 2019, MenpanRB Sebut Rugi Kalau Ditolak

Seleksi Honorer Jadi Pegawai PPPK Setara PNS Tahun 2019, MenpanRB Sebut Rugi Kalau Ditolak
Instagram Kemenpanrb
Tahun 2019 Seleksi Honorer Jadi Pegawai PPPK Setara PNS, MenpanRB Sebut Rugi Kalau Ditolak. (FOTO : ilustrasi pegawai honor) 

Seleksi Honorer Jadi Pegawai PPPK Setara PNS Tahun 2019 , MenpanRB Sebut Rugi Kalau Ditolak

POS-KUPANG.COM - Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang setara PNS bakal digelar tahun 2019 mendatang.

Pemerintah kini menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018 tentang Manajemen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Aturan tersebut membuka peluang seleksi dan pengangkatan bagi tenaga honorer yang telah melampaui batas usia pelamar pegawai negeri sipil (PNS).

Selain itu pemerintah juga memastikan agar skema kebijakan PPPK dapat diterima semua kalangan dan menjadi salah satu instrumen kebijakan untuk penyelesaian masalah tenaga honorer.

Pesta Seks Aneh di Yogyakarta, Suami Istri ini Wajib Bayar agar Bisa Nonton Pasangan Lain Bercinta

Perbandingan Potret Pernikahan Mewah Crazy Rich Indian dengan Crazy Rich Surabaya

9 Pemda di NTT Ini Masuk Zona Merah Kepatuhan Pelayanan Publik, Mana Saja?

 KABAR GEMBIRA! Honorer Langsung Diangkat Jadi PNS Tanpa Dapat Pensiun, Ini Syaratnya!

 Pegawai P3K Besaran Gajinya Sama Dengan PNS, Pemkab Mabar Masih Tunggu PP

 Honorer Diangkat Jadi PNS Tanpa Pensiun, Ini Beda PPPK dengan PNS Hasil Tes CPNS 2018

PPPK dikontrak minimal satu tahun dan bisa diperpanjang hingga 30 tahun sesuai kebutuhan, kompetensi yang dimiliki dan kinerja yang diperlihatkan.

 

"2019 Insya Allah dilakukan. Kami masih menunggu pertimbangan. Karena ada 2 pertimbangan teknis dari sisi Kementerian Keuangan dan jumlahnya. Mudah-mudahan cepat," kata Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PAN-RB Setiawan Wangsa Atmaja saat raker dengan Komisi X di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (12/12/2018).

Setiawan menjelaskan proses seleksi PPPK juga dilakukan satu kali. Selanjutnya guru yang berstatus PPPK hanya akan diawasi melalui penilaian kinerja setiap tahunnya seperti PNS.

"Seperti PNS bahwa PNS setiap tahun dievaluasi kinerjanya. Katakanlah (kontrak) 1 kali untuk 10 tahun, atau bisa lebih tergantung jenis jabatannya. Tapi yang jelas tidak seleksi setiap tahun," tambahnya.

Dia menegaskan, guru PPPK juga sama dengan PNS. Jika kinerjanya buruk tetap bisa diberhentikan.

Halaman
1234
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved