Berita Kabupaten TTS Terkini

Hingga Pertengahan Desember KPU TTS Belum Selesaikan Pengadaan APK Pemilu 2019

Hingga saat ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten TTS tak kunjung selesai melakukan pengadaan alat peraga kampanye (APK) pemilu 2019

Hingga Pertengahan Desember KPU TTS Belum Selesaikan Pengadaan APK Pemilu 2019
POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Sekertaris KPU Kabupaten TTS, Marcel Taneo 

POS-KUPANG.COM | SOE - Hingga pertengahan bulan Desember 2018 Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten TTS tak kunjung selesai melakukan pengadaan alat peraga kampanye (APK) pemilu 2019 bagi partai politik peserta pemilu.

Awalnya sekertariat KPU Kabupaten TTS berencana melakukan pengadaan APK melalui lelang di LPSE KPU Propinsi NTT, namun tiba-tiba berubah menjadi penunjukan langsung dengan alasan pagu anggaran tak mencapai angka 200 juta.

Dengan penunjukan langsung seharusnya proses pengadaan APK tersebut seharusnya lebih cepat, namun kenyataanya hingga pertengahan Desember APK pemilu 2019 tak juga kunjung dibagikan ke Partai Politik.

Pedagang di Ende Diimbau Tidak Menjual Produk Ilegal

Sekertaris KPU Kabupaten TTS, Marcel Taneo yang ditemui pos kupang, Jumat ( 13/12/2018) tak menampik jika hingga pengadaan APK belum juga rampung. CV Pelangi yang ditunjuk sebagai pihak pengadaan masih melakukan pencetakan APK.

Ia berjanji dalam bulan Desember APK pemilu 2019 akan dibagikan kepada partai politik peserta pemilu.

Dana HUT ke-60 NTT Tidak Ada Alokasi Anggaran

"APK-nya masih proses pencetakan. Paling 5 atau 6 hari kedepan APK sudah rampung dicetak dan bisa kita bagikan," ungkapnya.

Marcel beralasan lambatnya partai politik dalam memasukan disein spanduk dan baliho sebagai alasan utama dari lambatnya proses pengadaan APK.

Pasalnya, desain APK harus disesuai dengan peraturan KPU. Seperti adanya visi misi partai politik dan gambar tokoh yang ditonjolkan partai politik.

"Proses pengadaan APK lambat juga disebabkan partai politik yang lambat memasukan diseinnya. Kalau masukan diseinnya cepat, kita bisa proses lebih cepat," sebutnya.

Akibat dari molornya pengadaan APK Pemilu 2019 membuat Bawaslu Kabupaten TTS belum bisa melakukan penindakan terhadap pemasangan APK yang tidak sesuai aturan.

Pasalnya, Bawaslu masih menunggu KPU Kabupaten TTS menyerahkan APK kepada partai politik untuk dilakukan pemasangan sesuai zona yang ditentukan.

"SK pengadaan APK saja hingga saat ini belum ada. Apa lagi APK Pemilu 2019? Kami masih menunggu KPU TTS selesai melakukan pengadaan APK baru kami lakukan penindakan agar kami tidak kerja double. Apa lagi, biaya penertiban kami sangat terbatas," jelas Ketua komisioner Bawaslu Kabupaten TTS, Demetris Pitai.

Ketua DPD Partai Hanura, Marthen Tualaka meminta KPU Kabupaten TTS segera menyelesaikan pengadaan APK tersebut. Pasalnya, APK yang menjadi kewajiban KPU seharusnya sudah terpasang di zona yang ditentukan sehingga gaung pemilu 2019 bisa benar-benar dirasakan masyarakat.

"Kalau hanya penunjukan langsung kenapa lama sekali APK itu harus segera terpasang sehingga masyarakat juga tahu tahun 2019 sebagai Moment pemilu atau pesta rakyat," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved