Berita Kabupaten Lembata Terkini

Plt Kadis PKO Lembata, Michael Bala Pesan 3 Hal Kepada Kepala Sekolah, Apa Saja?

Plt Kadis PKO Lembata, Michael Bala Pesan 3 Hal Kepada Kepala Sekolah, Apa Saja?

Plt Kadis PKO Lembata, Michael Bala Pesan 3 Hal Kepada Kepala Sekolah, Apa Saja?
POS-KUPANG.COM/Frans Krowin
Kabid SMP Dinas PKO Lembata, Julius J Tapo (kiri) menyerahkan cinderamata kepada salah satu Master Trainer Diklat Penguatan Kepala Sekolah di Aula SMP St. Pius X Lewoleba, Rabu (12/12/2018). 

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA -- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Lembata, Michael Bala, berpesan 3 hal kepala para kepala sekolah di daerah itu.

Pertama, melaksanakan tugas sebagai kepala. Kedua, melakukan penguatan terhadap guru dan anak didik di sekolah masing-masing. Ketiga, menjadikan sekolah sebagai institusi pendidikan yang inovatif dan berdampak bagi masyarakat dan daerah.

Pesan Michael Bala itu disampaikan melalui Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Luar Sekolah (PLS), Ata Gabriel saat menutup Diklat Penguatan Kepala Sekolah Jenjang SD/MI, SMP/MTs/SMP SATAP di Aula SMP St. Pius X Lewoleba, Rabu (12/12/2018).

Timor Leste Impor Ayam dari Brasil, David Pandie: Kenapa Bukan dari NTT?

Penutupan dilkat itu setelah 50 kepala sekolah di Lembata, yakni 26 SD dan 24 SMP/MTs/SMP SATAP), mengikuti kegiatan tersebut selama 7 hari, terhitung Kamis-Rabu (6-12/12/2018). Diklat penguatan kepala sekolah itu merupakan yang pertama kali diselenggarakan Dinas PKO setempat.

Dikatakannya, diklat itu merupakan hal perdana yang diselenggarakan di Lembata. Itu diselenggarakan untuk penguatan kapasitas para kepala sekolah. Penguatan dilakukan sesuai tuntutan pendidikan dewasa ini.

Polisi dari Polres TTU Lakukan Pemeriksaan Luar Jasad Marjo, Ini Hasilnya

Dulu, lanjut dia, kepala sekolah merupakan tugas tambahan guru. Artinya, guru tetap sebagai guru tapi mengemban tugas tambahan sebagai kepala sekolah. Sekarang tidak lagi demikian. Kepala sekolah bukan sebagai tugas tambahan, melainkan guru yang dinilai punya kemampuan, ditugaskan menjadi kepala sekolah.

Hal tersebut, tandas Michael, sesuai amanat Permendikbud No 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah. Atas amanat itulah Dinas PKO Lembata menyelenggarakan diklat tersebut untuk penguatan kapasitas guru yang ditugaskan sebagai kepala sekolah.

Diklat tersebut, katanya, sudah diikuti secara baik oleh seluruh peserta. Itu terbukti dari laporan panitia bahwa selama pelatihan, para peserta demikian disiplin. Tak seorang pun yang absen atau tidak menghadiri kegiatan tersebut. Ini menandakan bahwa kesadaran akan tugas itu pun terlihat menyata.

Tapi hal yang jauh lebih penting dari diklat tersebut, adalah seusai kegiatan itu, para kepala sekolah harus mampu menerapkannya di sekolah masing-masing. Sebagai misal, disiplin yang diperlihatkan selama diklat, harus diperlihatkan pula di sekolah masing-masing. Begitu juga bekal lain yang telah diperoleh selama diklat tujuh hari tersebut.

Ia juga menyebutkan, setelah mengemban jabatan itu, tiap kepala sekolah diharapkan menunjukan kemampuannya dalam 4 aspek utama, yakni manajemen, kepribadian, sosial dan kewirausahaan.

"Telah banyak materi yang Anda peroleh dari diklat ini. Untuk itu, ke depan Anda harus bisa menciptakan inovasi untuk perubahan di sekolah masing-masing. Bekerjalah selalu dalam tim. Tak boleh menyerah sebelum memberikan solusi. Jadilah supervisior yang baik dan tumbuhkanlah naluri kewirausahaan untuk mengelola sekolah sebagai sumber belajar anak didik," ujarnya. (Laporan Reporter POS- KUPANG.COM, Frans Krowin)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved