Breaking News:

Berita Kabupaten Sikka Terkini

Jadi Sekolah Mitra Masa Depan, Siswa dan Guru Smater Nikmati Keuntungan

Menjadi sekolah mitra masa depan, siswa dan guru Smater Maumere menikmati keuntungan

Penulis: Eugenius Moa | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Kepala Smater Maumere, Frater M.Polikarpus mengalungkan selendang ikat tenun Sikka kepada Atase Bidang Kebudayaan dan Pendidikan Kedubes Jerman, Jorge Klinen, dan Direktur Goethe Institute Wilayah Asia Tenggara, Australia dan Selandia Baru, Dr. Heinrich Blomeke, Rabu (12/12/2018) di Smater Maumere. 

Menjadi sekolah mitra masa depan, siswa dan guru Smater Maumere menikmati keuntungan

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Penandatanganan Momorendum of Undertanding (MoU) oleh Kepala SMAK Frateran Maumere (Smater), Frater M. Polikarpus, BHK dengan Direktur Goethe Institute Wilayah Asia Tenggara, Australia dan Selandia Baru, Dr. Heinrich Blomeke, Rabu (12/12/2018) di Smater Maumere menandai babak baru bagi Smater.

Menjadi warga sekolah Pasch, berbagai kemudahan untuk pembelajaran Bahasa Jerman kepada peserta didik, guru dan fasilitas lebih baik. Peran Bahasa Jerman cukup dominan dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi, sosial budaya dan pariwisata.

Polri Bentuk Tim Selidiki Pembakaran Mapolsek Ciracas, 2 x 24 Jam Ringkus Pelaku

"Ke depan mutu pembelajaran Bahasa Jerman di Smater lebih bagus. Kompetensi guru ditingkatkan. Awal 2019, dua orang guru berangkat ke Jerman, anak didik juga akan terlibat kegiatan di tingkat nasonal, Asia dan Jerman," ujar Frater Polikarpus, dalam sambutan penandatanganan MoU.

BNN Ungkap Penyelundupan 15.401 Butir Ekstasi jaringan Kendari-Tanjung Pinang-Surabaya

Menurut Frater Polikarpus, Smater menjadi mitra masa depan ke-29 di Indonesia. Tahun 2018, Goethe Institute hanya memilih Smater. Kesepakaran kerjasama ini untuk masa depan kaum muda Kabupaten Sikka dan NTT.

"Saya selalu motivasi anak-anak supaya tidak takut dan bermimpi menggapai hal-hal besar. Ini terbukti dalam empat tahun terakahir, setiap tahun selalu ada duta Smater menjalankan program perkukaran pelajar ke luar negeri," ujarnya.

Penandatangan MoU sekolah Pasch dan penyerahan plakat oleh Atase Bidang Kebudayaan dan Pendidikan Kedubes Jerman, Jorge Klinen, dihadiri Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga, , Kepala Bagian Bahasa untuk Wilayah Asia Tenggara, Sonja Stoll, Koordinator Project Sekolah Mitra Menuju Masa Depan, Ade Umar Said Schutz, Konsultan Ahli Bidang Pengajaran Bahasa Jerman, Larissa Pangestian Harahap, undangan, utusan kepala SMA di Sikka dan siswa Smater. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved