Berita NTT Terkini

DPRD NTT Minta Perketat Pemberian Izin Sumur Bor

Pemerintah diminta untuk memperketat pemberian izin pembuatan sumur bor di Kota Kupang dan sekitarnya.

DPRD NTT Minta Perketat Pemberian Izin Sumur Bor
Pos Kupang/Oby Lewanmeru
Anggota Komisi V DPRD NTT, Winston Rondo 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pemerintah diminta untuk memperketat pemberian izin pembuatan sumur bor di Kota Kupang dan sekitarnya. Selain itu perlu ada terobosan atau optimalisasi pemanfaatan Bendungan Tilong.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD NTT, Winston Neil Rondo, Rabu (12/12/2018).
Menurut Winston, kelangkaan air di Kota Kupang merupakan persoalan serius yang harus diatasi.

"Saat ini memang kita tidak bisa pungkiri bahwa banyak sekali sumur bor . Di sisi lain itu kebutuhan, namun perlu diatur secara baik terutama perketat pemberian izin," kata Winston.

Pemkot Kupang Lakukan Mutasi Minggu Ini, Jefri: Dapat Jabatan atau Tidak, Itu dari Tuhan

Dia menjelaskan, kebutuhan akan air tidak bisa digantikan sehingga solusi idealnya adalah Bendungan Kolhua , namun karena tidak jadi maka pilihannya adalah optimalisasi air dari Bendungan Tilong serta optimalisasi PDAM Tirta Lontar milik Pemkab Kùpang.

"Saya juga tawarkan, apabila kelangkaan air di Kota Kupang ini makin parah, maka Pemkot bisa kerja sama dengan pemilik sumur bor yang debitnya bagus agar bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Kota Kupang," katanya.

BNI Atambua Berbagi Kasih dengan Anak-anak Panti Asuhan

Dikatakan, jika itu bisa ditempuh, maka pemerintah bisa mensupport dengan jaringan pipa.

Bahkan, lanjutnya, Pemkot Kupang harus memimpin dalam gerakan sosial tanam air yang b dimulai dari tingkat RT dan RW secara masif di seluruh penjuru Kotaota Kupang.

"Tujuannya untuk memantapkan persediaan air tanah Kota Kupang yang terbatas. Saya kira ini persoalan serius yang harus dicarikan solusi agar kedepan kota ini bisa terlepas dari masalah air bersih," ujarnya. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved