Berita NTT Terkini

Dinas Kebudayaan NTT Menggelar Musda AMIDA NTT

Dinas Kebudayaan Provinsi NTT berkolaborasi dengan Asosiasi Museum Indonesia ( AMI) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pembentukan Asosiasi Museum

istimewa
Fransiskus Sales, SPd, MM 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com, Ferry Ndoen

POS KUPANG.COM - Dinas Kebudayaan Provinsi NTT berkolaborasi dengan Asosiasi Museum Indonesia ( AMI) menggelar Musyawarah Daerah (Musda) pembentukan Asosiasi Museum Indonesia Daerah Provinsi NTT.

Kegiatan Musda Asosiasi Museum Indonesia Daerah Provinsi NTT akan berlangsung selama 2 hari dari tanggal 12 - 13 Desember 2018, di Aula Serba Guna Dinas Kebudayaan Provinsi NTT, di Jalan Frans Seda, Kupang.

Kadis Kebudayaan Provinsi NTT, Drs. Sinun Petrus Manuk melalui Kabid Museum dan Kepurbakalaan, Fransiskus Sales, Spd, MM, saat dihubungi wartawan Pos Kupang.com, Selasa (11/12/2018)

menjelaskan, kegiatan ini juga merupakan bagian untuk meningkatkan koordisasi dan sinergisitas dengan stakeholders g terkait dalam meningkatkan pelayanan publik kepurbakalaan dan permuseuman.

"Kegiatan musda ini diintegrasikan dengan seminar menghadirkan pembicara utama dari AMI Pusat Drs. Waluyono (bendahara) AMI pusat. Materi tentang Kebijakan Umum Kebudayaan NTT oleh Drs. Sinun Petrus Manuk dan Drs. Leo Nahak Pemerhati Museum. Peserta yang hadir dari AMI pusat, Dinas Kebudayaan dan Museum Provinsi NTT.

Selain itu, pengelolah museum di kabupaten/kota se NTT, dosen pengelolah program study sejarah dan geografi, guru-guru SMA/ SMK se Kota Kupang, juga pelaku budaya atau budayawan dan instansi terkait yang menjadi mitra kerja.

"Kegiatan berlangsung di Gedung Serba Guna Dinas Kebudayaan Provinsi NTT. Kegiatan akan di buka Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi NTT, Kamis , 13 Desember 2018. Untuk itu kami mengharapkan dukungan doa seluruh elemen masyarakat Flobamorata agar kegiatan MUSDA AMIDA NTT dapat berlangsung lancar. Salam Kebudayaan, Beta...Budaya... Beta ...NTT, Beta... Indonesia," kata Frans Sales.

Pada bagian lain, Frans Sales secara rinci menjelaskan, Musda Amida merupakan yang pertama kali untuk membentuk AMIDA Provini NTT.

Kegiatan Musda dilatarbelakangi oleh fenomena sosial atau masalah dalam pengelolaan kebudayaan khususnya pengelolaan terkait dengan hasil pengkajin dan koleksi, artefak- artefak atau temuan material dari aktivitas dan karya- karya yang dihasilkan oleh arkeolog dan masyarakat.

Situs -situs bersejarah dari peninggalan masa lampau dan para penjajah atau sekutu pada masa kolonial seperti Belanda, portugis, sekutu dan Jepang.

Halaman
12
Penulis: Ferry Ndoen
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved