Berita Kabupaten Sikka Terkini

Kasus Pencemaran Nama Baik Selesai di Polres Sikka, Aleks: Pesannya Harus Bijak Gunakan Medsos

Kasus pencemaran nama baik di facebook berakhir di Polres Sikka. Aleks Longginus mengatakan, pesan kasus itu agar kita bijak gunakan medsos

Kasus Pencemaran Nama Baik Selesai di Polres Sikka, Aleks: Pesannya Harus Bijak Gunakan Medsos
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Aleks Longginus (baju merah) menerima penyerahan kain ikat tenun dari Amandus Ratason (kemeja putih) dalam penyelesaian dugaan pencemaran nama baik di halaman Kantor DPC PDIP Sikka di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Selasa (11/12/2018). 

Kasus pencemaran nama baik di facebook berakhir di Polres Sikka. Aleks Longginus mengatakan, pesan kasus itu agar kita bijak gunakan medsos

POS-KUPANG.COM | MAUMERE - Penyelesaian adat minum moke dan penyerahan kain ikat tenun oleh Amandus Ratason kepada Aleks Longginus di Kota Maumere, Kabupaten Sikka, Selasa (11/12/2018) telah mengakhiri laporan dugaan pencemaran nama baik dilakukan lewat facebook.

Damai adat ini juga telah mengirim pesan kepada siap saja supaya bijak menggunakan media sosial.

"Hari ini kejadian ini menimpa Amandus. Tapi bukan hanya Amandus yang belajar dari peristiwa ini tetapi kita semua yang gunakan HP," pesan Aleks dalam penyelesaian adat, Selasa (11/12/2018) di Sekretariat DPC PDIP Sikka.

Camat Komodo Minta Warganya Waspada Serangan DBD dengan Melakukan 3M

Aleks mengakui, ketika Amandus datang ke kediaman, dia telah memaafkannya. Namun dirinya melekat jabatan Ketua DPC PDIP sehingga melibatkan pengurus partai.

Mantan Bupati Sikka dan mantan calon Bupati Sikka periode 2018 mengaku tak punya dendam pribadi dengan Amandus setelah ia datang ke rumahnya.

Rayakan HUT ke-19, Ini Pesan Ketua Dharma Wanita Persatuan Pusat

"Saya biasa saja. Kasus ini sederhana, tetapi bagus buat bahan pelajaran kita semua," pesan Aleks.

Amandus mengaku senang bisa diterima kembali dan menjadi sahabat oleh keluarga Aleks Longginus dan pengurus DPC PDIP Sikka.

"Saya senang sekali Pak Aleks dan semua pengurus dengan jiwa besar mau terima kembali saya dan memaafkan saya. Saya memang lalai. Saya sendiri yang menulis di facebook itu," ujar Amandus. (Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Eginius Mo'a)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved