Berita Kabupaten Nagekeo

Pemda dan DPRD Nagekeo Lakukan Rasionalisasi APBD 1 Tahun 2019

Efisiensi anggaran tersebut diambil Pemkab Nagekeo dari rasionalisasi belanja lembur, ATK, makan minum, hingga belanja perjalanan dinas.

Pemda dan DPRD Nagekeo Lakukan Rasionalisasi APBD 1 Tahun 2019
Pos Kupang.com/Gordy Donafan
¬†Wakil I DPRD Nagekeo, Kris Dua Wea 

Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Gordi Donofan

POS-KUPANG.COM | MBAY -- Lembaga DPRD bersama Pemerintah Daerah Nagekeo melakukan rasionalisasi atau penghematan anggaran dengan memangkas anggaran pada APBD I tahun 2019.

Anggaran yang dipangkas itu dilakukan pada setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) rata-rata 40 persen.

Wakil I DPRD Nagekeo, Kris Dua Wea, kepada wartawan di Mbay, menjelaskan, rasionaliasi yang dilakukan atas pertimbangan yang matang antar DPRD dan Pemerintah.

Dharma Wanita Persatuan Malaka Gelar Lomba Paduan Suara dan Mars Dharma Wanita

Kris menegaskan rasionalisasi itu adalah bagian dari efisiensi anggaran.

Efisiensi anggaran tersebut diambil Pemkab Nagekeo dari rasionalisasi belanja lembur, ATK, makan minum, hingga belanja perjalanan dinas.

Kris menyebutkan total 40 persen rasionalitas anggaran yang dipangkas dari setiap SKPD tahun 2019 mencapai Rp.19,5 milyar, dan yang paling besar terdapat di instansi Sekretariat DPRD yakni RP. 3,1 milyar termasuk pengadaan mobil ketua DPRD sebesar Rp.450 juta.

Kris mengatakan Keputusan pemangkasan anggaran tersebut berdasarkan hasil rapat paripurna DPRD bersama Bupati dan panitia Badan Anggaran (Banggar) yang diawali dengan penyampaian laporan hasil pembahasan Banggar terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD 2019 hingga penandatanganan naskah persetujuan bersama antara bupati dan DPRD.

Ia menerangkan DPRD mengambil langkah penting dalam rasionalisatas anggaran tersebut karena demi menjawab kebutuhan kebutuhan yang paling prinsip mengingat keuangan yang sangat terbatas.

"Adapun penghematan anggaran akan digunakan berbagai keperluan penting antara lain pembayaran pihak ke-3 sebesar Rp 3,5 milyar, Pengadaan kendaraan pemadam kebakaran di dinas Pol PP sebesar Rp.1 milyar, tambahan anggaran pra jabatan untuk ASN baru sebesar Rp.900 juta," ungkap Kris, Senin (10/12/2018).

Ia menyebutkan selain itu ada pemberdayaan masyarakat kelurahan Rp. 2 milyar, honor penjaga keamanan dan petugas pasar Rp. 100 juta, penambahan uang makan minum pasien dan pembelian oksigen untuk puskesmas di tujuh kecamatan sebesar Rp. 8,5 milyar, serta kegiatan literasi di perpustakaan daerah sebesar Rp. 4 milyar.

Ia mengatakan pemangkasan anggaran itu bukan saja di SKPD. Tapi juga di sekretariat DPRD Nagekeo untuk pengadaan mobil dinas. (*)

Penulis: Gordi Donofan
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved