Berita NTT Terkini

UPT Perpustakaan UKAW Kupang Gelar Semiloka Krisis Perdagangan Orang di NTT

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang menyelenggarakan

UPT Perpustakaan UKAW Kupang Gelar Semiloka Krisis Perdagangan Orang di NTT
DOK POS KUPANG
Dr. Mesakh Dethan (kiri) 

POS-KUPANG.COM, KUPANG -- Unit Pelaksana Teknis (UPT) Perpustakaan Universitas Kristen Artha Wacana (UKAW) Kupang menyelenggarakan seminar dan lokakarya (semiloka) mengenai krisis perdagangan orang di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Semiloka yang merupakan bagian dari agenda tahunan Pekan Ilmiah Akademia II UKAW tahun 2018 tersebut akan berlangsung selama dua hari di kampus tersebut yaitu tanggal 10 dan 11 Desember 2018.

Dalam keterangannya kepada Pos Kupang, Minggu (9/12/2018), Ketua Umum Panitia Pdt. Dr. Mesakh A.P. Dethan, MTh, MA menjelaskan, semiloka akan dilaksanakan di Green Library UKAW, Jl. Adi Sucipto, Oesapa, Kota Kupang.

BERITA POPULER: Gaji PNS & Pensiun Naik 5 Persen 2019 Mahasiswi Dibakar Ramalan Zodiak 9 Desember

Drakor Clean With Passion For Now Rating Tertinggi di Episode 1, Malam ini Episode 2 Tayang

Daebak! Album Love Yourself : Tear Milik BTS Masuk Nominasi Grammy Award 2019

Pada hari pertama, Senin (10/12/2018), kata Mesakh Dethan, panitia akan menghadirkan sejumlah narasumber dalam diskusi panel antara lain Ketua Komisi V DPR, Fary Francis, Ketua Sinode GMIT, Pdt. Dr. Mery Kolimon, Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr, Ketua MUI NTT, H Abdul Kadir Makarim.

Narasumber lainnya yakni Rektor UKAW, Frankie Salean, Rektor Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, P Dr. Philipus Tulle, SVD, Wakapolda NTT Brigjen Pol Johni Asadoma, Ketua Yayasan Alfa Omega, Ketua JPIT, Ketua Rumah Perempuan, Sarah Lery Mboeik dan Pemimpin Redaksi Pos Kupang, Dion DB Putra.

Pada hari pertama ada dua sesi diskusi panel mulai pukul 09.00 hingga 17.00 Wita.

Mesakh Dethan lebih jauh menjelaskan, pada hari kedua Selasa (11/12/2018), akan diselenggarakan tiga sesi diskusi panel.

Diskusi mengenai sejarah dan budaya perdagangan orang di NTT akan menghadirkan narasumber Kandidat Dr. Pdt Ude Hauhaba, Dr. Harun Natonis, Pdt, Dr. Mesakh Dethan, Pdt, Dr. Emr, Albinus Netti dan Pater Dr. Philipus Tulle.

Paralel lokakarya hari kedua juga akan dibentuk Ikatan Gerakan Anti Perdagangan Orang di NTT, Pemilihan dan Pemberian Hadiah bagi Pengunjung Perpustakaan terbanyak tahun 2018.

Sejumlah tokoh akan terlibat dalam sesi ini seperti Otleif J.R.Wewo, M.Hum, Liven Rafael, M.Hum, Matheos Viktor Mesakh, MA, Jolllyanes P Hosang Ledo dan lainnya.

Mesakh Dethan menambahkan, paralalel lokakarya pada hari Selasa juga akan membahas penyusunan kerangka kotbah profetis melek perdagangan orang dan kurikulum pencegahan perdagangan orang untuk SMP/SMU/SMK.

Sejumlah tokoh akan terlibat dalam sesi ini antara lain Pdt. Dr. John Campbel Nelson, Pdt. Sem Pandie, Dr. Magdalena Ngongo dan Melky Manggoa, MPd. (*)

Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved