Berita Kota Kupang

Anda Wajib Tahu! Angka Prevelensi Sakit Jantung Tinggi, NTT Butuh Dokter Jantung

Provinsi NTT menduduki peringkat pertama dalam hal angka prevelensi jantung yang mencapai prosentasi 4,4,

Anda Wajib Tahu!  Angka Prevelensi Sakit Jantung Tinggi, NTT Butuh Dokter Jantung
POS KUPANG/RYAN NONG
dr Emile T.H Parapat mempresentasikan tentang Unit Kateterisasi Jantung di Lantai 3 RS Siloam Kupang pada Jumad (7/12/2018) siang. 

Chat Lap Pertama di NTT

Selain doketer, peningkatan fasilitas kesehatan untuk jantung juga menjadi hal yang penting. Pasalnya, selama ini, untuk memperoleh layanan kesehatan komperhensif dan berkualitas, pasien penyakit jantung harus dirujuk ke rumah sakit rumah sakit yang berada di luar NTT.

Dengan dibukanya Unit Kateterisasi Jantung (Chat Lab) di Rumah Sakit Siloam Kupang, diharapkan dapat melayani pasien jantung yang ada di NTT sehingga tidak perlu menghabiskan banyak waktu, tenaga dan biaya tambahan lagi untuk melakukan rujukan ke luar NTT.

Menurut Dr Emile TH Parapat SpJp dalam seminar kesehatan jantung ini, dewasa ini pengobatan menggunakan kateterisasi menjadi pilihan utama dibandingkan dengan menggunakan bedah serta EKG dan treatmill test.

Hal ini, karena banyak keunggulan yang diberikan dengan menggunakan pengobatan ini dibandingkan dengan metode pengobatan lain terdahulu.

"Untuk primari PCI, standar atau pilihan utama pada katererisasi. Karena kalau dulu dengan pembedahan, pasca operasi pemulihannya lama dan butuh banyak tenaga dan sumberdaya, pasien pasca operasi juga bangun dengan badan nyeri, serta pemulihan butuh waktu. Sedangkan dengan menggunakan kateterisasi, pasien dapat menghemat banyak waktu, tenaga dan uang karena pengobatan ini sederhana, pasca tidakan pasien dapat langsung beraktivitas serta tidak ada bekas atau kesakitan yang dirasakan," jelasnya.

Dr Emile menjelaskan, tindakan menggunakan kateterisasi juga tidak memakan waktu yang panjang karena metode yang baru dikembangkan 15 tahun belakangan ini sangat efisien untuk pasien jantung.

Namun lanjutnya, secanggih dan sehebat apapun metode lengobatan yang dilakukan untuk menyembuhkan penyakit, ia lebih menyarankan untuk memperkuat tindakan prefentif sehingga terhindar dari resiko terkena penyakit jantung.

"Sakit itu mahal, tetapi sehat itu dapat dijangkau dengan tindakan prefentif," katanya.

Oleh karena itu, dokter yang juga bertugas di RS Omni Internasional ini menekankan pada pelaksanaan pola hidup sehat untuk mencegah penyakit jantung dan berbagai penyakit lainnya.

Halaman
123
Penulis: Ryan Nong
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved