Berita NTT Terkini

Uskup Agung Kupang Senang Kongres Nasional XVII Pemuda Katolik Diadakan di Kupang

Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr mengaku, dirinya merasa senang karena Kongres Nasional XVII Pemuda Katolik diadakan di Kota Kupang

Uskup Agung Kupang Senang Kongres Nasional XVII Pemuda Katolik Diadakan di Kupang
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang saat memukul Gong untuk membuka kongres Nasional XVII Pemuda Katolik di Milenium Ballroom Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang, Sabtu (8/12/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, Pr mengaku, dirinya merasa senang karena Kongres Nasional XVII Pemuda Katolik diadakan di Kota Kupang, Sabtu (8/12/2018)

"Sebagai Uskup, saya senang karena kongres ini dibuat di wilayah pelayanan Keuskupan Agung Kupang karena pasti akan memberikan satu dampak bagi orang muda saya yang ada di sini, Orang Muda Katolik (OMK) di sini untuk memperhatikan kepentingan-kepentingan umum, karena untuk itulah kita diminta untuk melibatkan diri dalam hidup ekonomi, politik dan sosial," ungkapnya ketika memberikan sambutan dalam pembukaan kongres di Milenium Ballroom Kelurahan Kelapa Lima, Kota Kupang, NTT

Dihadapan ribuan peserta kegiatan, Mgr. Petrus Turang mengungkapkan, organisasi Pemuda Katolik merupakan satu instrumen bagi para pemuda katolik untuk mengaktualisasikan diro dan melatih diri berdasarkan hati nurani.

Undana Kupang Akan Lepas 597 Lulusan

"Organisasi Pemuda Katolik adalah organisasi dimana orang muda Katolik boleh dikatakan belajar melatih diri untuk melatih diri menjadi orang-orang yang terlibat sosial secara unggul dan secara baik berdasarkan hati nurani. Organisasi Pemuda Katolik adalah pelatihan konkrit dibidang politik sebagai murid-murid Yesus," tegasnya.

Selain itu, lanjut Mgr Petrus Turang, sebagai pemuda di era saat ini para pemuda harus lebih giat bekerja dengan semangat dan kreativitas yang ada.

Ini Penegasan Ketua RT 26 Kelurahan Batuplat Soal Keamanan dan Ketertiban

"Jangan hanya menunggu untuk ditarik seperti, minta maaf 'sapi-sapi' yang ditarik tapi kita harus maju sendiri. Kita lebih dari sapi-sapi yang dipelihara, kita harus maju sendiri karena kreativitas hati nurani yang ada pada pemuda-pemudi yang ada di NTT terutama di Keuskupan Agung Kupang ini," katanya.

Ia juga menjelaskan, para orangtua yang hadir dalam kesempatan pembukaan kongres tersebut hadir memberikan semangat kepada para pemuda.

"Yang sudah tua di sini, mereka sudah sepuh tapi mereka memberikan semangat supaya anak muda maju tidak kekurangan legacy, tidak kehilangan yang sudah di buat tetapi mereka selalu ingat sebagai suatu pendorong supaya kita maju," ujarnya.

Ia berharap, sebagai Pemuda Katolik di Republik Indonesia mampu membangun platform baru. platform baru itu untuk menegakkan kembali kerukunan, persaudaraan dan persatuan demi sejahteranya setiap masyarakat Indonesia.

"Itu tugas dari Pemuda Katolik, dia berjuang untuk nusa dan bangsa," katanya.

Sementara itu, Sejumlah pejabat teras Provinsi NTT menghadiri Kongres Nasional XVII Pemuda Katolik di Kota Kupang, NTT, Sabtu (8/12/2018)

Hadir dalam kegiatan, Wakil Gubernur NTT, Drs Josef Nae Soi, Sekda NTT, Ben Polo Maing, Ketua DPRD NTT, Anwar Pua Geno, anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, Herman Hery.

Hadir pula Pimpinan Redaksi Harian Pagi Pos Kupang, Dion D. B Putra, Ketua DPD I partai Golkar NTT, Melki Laka Lena, unsur Forkompinda NTT, Ketua PMKRI Cabang Kupang, DPD WKRI NTT, perwakilan pemuda GMIT dan GP Ansor NTT serta perwakilan 22 Komda Pemuda Katolik dan 166 Komcab Pemuda Katolik dari seluruh Indonesia.

Wagub NTT yang hadir di tempat kegiatan tersebut disambut tarian Likurai dan ditemani oleh Ketua Umum PP Pemuda Katolik, dr. Karolin Margret Natasa dan pengurus organisasi Pemuda Katolik. (*)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved