Berita Kabupaten Sumba Timur

Ini Permintaan Keluarga Korban Lakalantas di Sumba Timur

Keluarga meminta agar sopir dump truk yang hingga saat ini masih melarikan diri agar segera pulang untuk datang ke rumah duka dan mengakui kesalahanya

Ini Permintaan Keluarga Korban Lakalantas di Sumba Timur
POS-KUPANG. COM/ROBERT ROPO
Keluarga korban sedang duduk di rumah duka di Kambaniru 

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Robert Ropo

POS-KUPANG. COM | WAINGAPU---Keluarga korban Gabriel Riwu (23) dan Novrysanti Kadji Adriana Petronela Lomi (17) yang meninggal akibat mengalami kecelakaan lalulintas meminta sopir untuk datang ke rumah duka.

Dalam kejadian laka lantas dimana pengendara sepada motor vixon korban Gabriel Riwu (23) membonceng  saudara sepupuh  Novrysanti Kadji Adriana Petronela Lomi (17) bertabrakan dengan dump truk di Jalan Gatot Subroto sebelah timur Kantor Kelurahan Prailiu, Kecamatan Kambera Kabupaten Sumba Timur,  NTT, Kamis (6/12/2018) malam  pukul 20.00 Wita

Dalam kejadian ini, dua pengendara sepeda motor meninggal dunia

Keluarga meminta agar sopir dump truk yang hingga saat ini masih melarikan diri agar segera pulang untuk datang ke rumah duka dan mengakui kesalahanya.

"Kalau dia (Sopir) dump truk itu datang di rumah duka dan bertemu kami pihak keluarga korban secara baik, dan dia sadar bahwa semua manusia punya kekilafan, maka kita terima dengan baik, " demikian disampaikan  Timotius Talo Bolo mewakili keluarga korban saat ditemui POS-KUPANG. COM di rumah duka korban Novrysanti Kadji Adriana Petronela Lomi di Kambaniru, Jumat (7/12/2018) siang.

Tiga Peserta Tidak Hadir SKB CPNS Hari Pertama!

Timotius juga mengatakan, sopir tetap melarikan diri. Maka pihak keluarga meminta kepada  Kepolisian di Polres Sumba Timur untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

"Kalau dia (sopir truk) sampai tetap menghilangkan diri, kami minta bapak Kapolres agar masalah itu diusut sampai tuntas tidak bisa didiamkan tolong cari dia sampai dapat jangan kasih tinggal. Tapi kalau  dia (sopir dum truk) itu datang dia sadar bahwa semua manusia punya kilaf, dia tahu ada kesalahan dan kekeliruan tapi dia datang. Datang dengan tujuan baik pasti keluarga terima,"ungkap Timotius.

Timotius juga mengatakan, pihaknya kini sedang menunggu sopir dump truk itu, jika sampai dengan usai penguburan dua korban  namun sopir belum datang, maka pihaknya meminta bantuan Pihak Kepolisian  cari hingga ketemu dan proses hukum.

Keluarga Korban lainya, Heskiel Haji Haba juga Kepada POS-KUPANG. COM menyampaikan hal yang sama.

Halaman
12
Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved