Berita Kota Kupang Terkini

TIngkat Korupsi di Kota Kupang Tinggi

Kota Kupang menjadi salah satu kota yang tingkat korupsinya tinggi sesuai dengan tulisan dalam suatu majalah. Oleh karena itu adanya sosialisasi yang

TIngkat Korupsi di Kota Kupang Tinggi
POS KUPANG/YENI RACHMAWATI
SOSIALISASI KKN -- Sosialisasi Penguatan Jaringan Masyarakat Anti Korupsi Kolusi Nepotisme (KKN) yang di Aula Garuda Lantai II Kantor Walikota Kupang, Kamis (6/12/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yeni Rachmawati

POS-KUPANG.COM | KUPANG -- Kota Kupang menjadi salah satu kota yang tingkat korupsinya tinggi sesuai dengan tulisan dalam suatu majalah. Oleh karena itu adanya sosialisasi yang digelar Kejaksaan Negeri Kupang ini menjadi suatu kebanggaan bagi

Pemerintah Kota bahwa Kejari punya perhatian untuk membantu masyarakat khususnya OPD, Kepala Dinas dan Badan yang ada di pemerintah kota untuk menata kembali persoalan-persoalan yang dihadapi dalam pekerjaan mereka.

Walikota Kupang, Jefri Riwu Kore pada Sosialisasi Penguatan Jaringan Masyarakat Anti Korupsi Kolusi Nepotisme (KKN) yang di Aula Garuda Lantai II Kantor Walikota Kupang, Kamis (6/12/2018).

BREAKING NEWS ! Deman Berdarah Berkecamuk di Manggarai Barat! 241 Warga Terancam

Jefri yang didampingi Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) kota Kupang, Thomas J Ga, mengatakan kegiatan ini sangat steategis. Maka dari itu seluruh pimpinan OPD, Badan dan Camat lingkup Pemerintah kota Kupang harus mendengarkan dengan baik dan bisa diterapkan serta dipraktekkan pada OPD masing-masing.

Sosialisasi ini merupakan langkah pemerintah untuk mengatasi KKN yang ada dimana-mana termasuk di Pemerintah Kota.

"Sosialisasi ini berikan kekuatan semangat untuk perangi anti korupsi kadang sadar atau tidak melaksanakan itu lewat kebiasaan-kebiasaan jelek yang harus diperbaiki. Salah satu contoh bagaimana menata proyek-proyek yang ada di kota, berdasarkan kebiasaan atau praktisnya yang akhirnya mengakibatkan kerugian negara," ujarnya.

Kasie Intel Kejari Kota Kupang, Christofel N Mallaka pada materi yang dibawakan mengenai Pencegahan Pemberantasan Tipikor dan Sosialisasi TP4D (Tim Pengawal dan Pengamanan,Pembangunan dan Pemerintahan), menyampaikan, dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa dibutuhkan ASN yang dapat tetap mempertahankan dan meningkatkan integritas dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas dan kewenangannya. 

"Hal ini diperlukan untuk mendorong dan mempercepat terwujudnya kesejahteraan rakyat, namun harapan tersebut belum melembaga di seluruh ASN. Indikatornya banyak terjadi penyimpangan dalam pelaksanaan tugas baik itu dalam melaksanakan proses pembangunan, pengadaan barang dan jasa maupun penyimpangan-penyimpangan lainnya," tuturnya.

Ia menjelaskan bentuk-bentuk korupsi diantaranya kerugian keuangan negara, suap-menyuap, penggelapan dalam jabatan, pemerasan, perbuatan curang, benturan kepentingan dalam pengadaan dan gratifikasi atau pemberian hadiah.

Sosialisasi ini diikuti oleh pimpinan OPD, Badan dan Camat dalam lingkup Pemerintah Kota Kupang. (*)

Penulis: Yeni Rachmawati
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved