Berita Kabupaten Sikka

Dilaporkan  Kasus Dugan Penipuan!  Sekda Sikka  ‘No  Comment’

Kalau itu (laporan) saya, no comment dulu. Sekarang masih sibuk urus APBD,

Dilaporkan  Kasus Dugan Penipuan!  Sekda Sikka  ‘No  Comment’
POS KUPANG/FELIKS JANGGU
Lustrasi: Sekretaris Daerah (Sekda) Sikka, dr. Valent Sili Tupen, MKM (kanan) mendatangi satu per satu hasil olahan pangan lokal yang dilombakan ibu-ibu TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Sikka di Aula Kantor Badan Ketahanan Pangan Kabupaten Sikka, Jumat (10/7/2015). 

Laporan  Wartawan  Pos-kupang.com, Eginius Mo’a

POS-KUPANG.COM,MAUMERE---Lapor an kasus  dugaan penipuan   tidak membayar hutang  Rp  50 juta  oleh Sekda  Sikka  di  Pulau  Flores, Propinsi NTT, dr.Valens  Sili Tupen, ditanggapi  dingin.

Ditanyai wartawan usai  mengikuti  sidang  badan anggaran  (Banggar)  di DPRD  Sikka, Rabu  (5/12/2018)  petang,  Valens  menjawab  enggan  memberi  tangapan.  Ia  mengaku sibuk dengan urusan pemerintahan membahas  APBD (2019).

“Kalau   itu (laporan)  saya, no  comment  dulu. Sekarang  masih  sibuk urus  APBD,”  ujar  Valens  berlalu meninggalkan wartawan menuju  mobil dinas Toyota Inova.

Wakil  Kepala Kepolisian  Resort  Sikka,   Kompol  Iwan  Iswayudi, mengatakan Valens dilaporkan ke    Mapolres  Sikka, Selasa  (4/12/2018) oleh  Kepala  Kantor  PT Pos dan  Giro  Maumere.

“Kemarin,   (Selasa  4/12/2018)   kami  terima laporan polisinya. Kasusnya  terkait pasal  372 (penipuan).  Pelapornya  Kepala  Kantor  PT Pos  dan  Giro Maumere,”  ujar   Iwan  Iswayudi,   Rabu siang di Mapolres  Sikka.

Laporan polisi itu, kata Iwan akan didalami  para penyidik,apakah cukup memenuhi unsur  (pidana) dugaan  penipuan.

“Kalau  memenuhi unsur  akan diproses   hukum.  Prinsipnya semua wargan negara berkedudukan  sama di  depan  hukum,” ujar Iwan. *)

 

 
 

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved