Rabu, 6 Mei 2026

Berita Kabupaten Manggarai Barat

Di Kabupaten Manggarai Barat!Proyek Rp 2 Miliar Pengadaan Sapi Tak Tuntas Hingga Batas Waktu

kesulitan mencari bibit sapi yang sesuai dengan standarnya. Kalau sekedar bibit sapi pasti bisa tetapi yang sesuai spek, mengalami kesulitan

Tayang:
Penulis: Servan Mammilianus | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM/SERVAN MAMILIANUS
Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Mabar, Drh Yustina H. Lajar. 

Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS--KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Pada tahun anggaran 2018 ini, pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), mengalokasikan dana Rp 2.164.505.000 (2 M lebih) untuk pengadaan 376 ekor sapi.

Batas akhir waktu pengadaan ratusan ekor sapi itu Hari Selasa (4/12/2018).
Sampai pada hari terakhir itu, pemerintah melalui Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan tidak tuntas melakukan pengadaan sapi sesuai angka target.

Sekretaris Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Mabar Drh. Yustina H. Lajar, membenarkan itu saat dikonfirmasi wartawan Selasa siang.

PSN Ngada Lolos ke Babak 16 Besar Liga 3 PSSI

Dia menjelaskan pengadaan ratusan ekor sapi itu merupakan proyek yang berkaitan dengan Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Mabar.

"Untuk pengadaan sapi, penyerapan anggarannya tidak sampai seratus persen. Pengadaan fisik sapi hanya 50 persen yang tercapai atau hanya Rp 600 juta yang terserap," kata Yustina.

Dia menjelaskan, ada beberapa penyebab sehingga proyek pengadaan itu tidak berjalan tuntas sesuai target.

"Mengalami kesulitan mencari bibit sapi yang sesuai dengan standarnya. Kalau sekedar bibit sapi pasti bisa tetapi yang sesuai spek, mengalami kesulitan," kata Yustina.

Dia menjelaskan, tidak tuntasnya pengadaan sapi itu berakibat pada ditolaknya anggaran Rp 5 M untuk alokasi pengadaan ternak tahun anggaran 2019 mendatang.

"Kami dari dinas menolak alokasi anggaran lima miliar itu. Menurut kajian dari Undana, pengadaan ternak tidak akan menambah populasi karena ternaknya hanya pindah dari satu tempat ke tempat lain. Kalau pengadaan didatangkan dari luar, kita kuatir ternak itu penyakit sehingga penyakitnya bisa berpindah juga," kata Yustina.

Pihaknya kata dia lebih memilih proyek instalasi pembibitan ternak untuk tahun anggaran 2019 mendatang.

Khusus untuk proyek lainnya, yaitu pengadaan kambing di tahun anggaran 2018 ini kata dia, sudah tuntas sesuai target dengan anggaran sebesar Rp 167.240.000.(*)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved