Berita Kota Kupang

Wagub NTT Sebut Pembangunan Infrastruktur Jalan di NTT Dimulai Tahun Depan

Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan di Provinsi NTT akan dimulai tahun depan.

Wagub NTT Sebut Pembangunan Infrastruktur Jalan di NTT Dimulai Tahun Depan
POS KUPANG/OBY LEWANMERU
Wagub NTT, Josef Nae Soi didampingi Kadis PUPR NTT, Andre W Koreh ‎menyerahkan piagam penghargaan bagi ASN Dinas PUPR NTT yang purna bakti di Alun-alun Rujab Gubernur NTT, Senin (3/12/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oby Lewanmeru

POS-KUPANG.COM|KUPANG - Wakil Gubernur (Wagub) NTT, Josef Nae Soi mengatakan, pembangunan infrastruktur jalan di Provinsi NTT akan dimulai tahun depan.

Josef menyampaikan hal ini usai menjadi Irup pada apel Hari Bakti ke-73 PU Tahun 2018 di Alun-alun Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur NTT.

Apel ini berlangsung pada Senin (3/12/2018).

Bertindak selaku Pemimpin upacara , Thom Hermanus.

Sejumlah Pemuda Resahkan Warga Diamankan Tim Gabungan Polres Sumba Timur

Satnarkoba Polres Sumba Timur Gandeng Kesbangpol Gelar Razia Kos-Kosan

Acara diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih,kemudian mengheningkan Cipta dan pembacaan teks Pancasila oleh Asisten I Sekda NTT, Mikael Fernandez, diikuti seluruh peserta upacara.

Menurut Josef, pembangunan jalan di NTT bisa dilakukan dengan anggaran dari APBN,APBD. Namun, ada juga terobosan lain seperti Pembiyaan Proyek Investasi Non Anggaran Pemerintah (PINA) .

"Salah satu yang bisa kami tempuh, yakni melalui jual jalan ke perusahaan atau disebut dengan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU)," kata Josef.

‎Dikatakan, dengan KPBU itu, pemerintah akan memiinta badan usaha untuk mengerjakan dahulu, kemudian baru dicicil. Bahkan dengan KPBU i‎ni dilakukan melalui investasi dan cicilan.

"Bisa dengan dua cara untuk cicil, yakni cicil dari APBD kita dalam jangka waktu tertentu. Atau pilihan lainnya dengan jual jalan, jalan ini menjadi aset perusahaan, atau kita menjaminkan jalan pada perusahaan dengan cicilannya berasal dari perhitungan penyusustan jalan dan bukan dari APBD," katanya.

Dikatakan, semua formulasi atau langkah yang akan ditempuh itu telah ada dasar hukumnya dan tinggal dijalankan.

"Semua itu ada dasar hukumnya, jadi tinggal dilaksanakan saja," ujarnya.(*)

Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved