Berita NTT Terkini

Pemprov Jual Jalan ke Pihak Ketiga, Cara Lain Menyelesaikan Infrastruktur di NTT

Pemprov NTT berkomitmen menyelesaikan infrastruktur jalan selama tiga tahun dalam masa kepemimpinan Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi.

Pemprov Jual Jalan ke Pihak Ketiga, Cara Lain Menyelesaikan Infrastruktur di NTT
POS-KUPANG.COM
Foto ilustrasi 

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT berkomitmen menyelesaikan infrastruktur jalan selama tiga tahun dalam masa kepemimpinan Viktor Bungtilu Laiskodat dan Josef Nae Soi.

Tekad tersebut dapat diwujudkan, di antaranya dengan cara menjual jalan kepada pihak ketiga atau perusahaan bonafid serta melibatkan 'orang-orang gila'.

Hal ini ditegaskan Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi dalam sarasehan Infrastruktur Dalam Nusa Tenggara Timur Bangkit Menuju Sejahtera di Hotel Grand Mutiara Kupang, Kamis (29/11/2018). Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Bakti ke-73 Pekerjaan Umum (PU) tingkat Provinsi NTT, dirangkaikan dengan Hari BPJS ke-47.

Pembangunan Infrastruktur NTT 2019 Gunakan Pola Pendekatan Prioritas Kepulauan, Ini Tujuannya

Narasumber lainnya dalam sarasehan itu Bupati Belu Wily Lay, Kepala Bappeda Provinsi NTT, Wayan Darmawa, Kepala Jamkrida NTT, Frengky Amalo, Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) NTT, Paulus Tanggela dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kupang, Rita Damayati.

Narasumber dan panelis foto bersama Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi seusai sarasehan Infrastruktur Dalam Nusa Tenggara Timur Bangkit Menuju Sejahtera di Hotel Grand Mutiara Kupang, Kamis (29/11/2018).
Narasumber dan panelis foto bersama Wakil Gubernur NTT, Josef Nae Soi seusai sarasehan Infrastruktur Dalam Nusa Tenggara Timur Bangkit Menuju Sejahtera di Hotel Grand Mutiara Kupang, Kamis (29/11/2018). (POS-KUPANG.COM/Oby Lewanmeru)

Sarasehan melibatkan tujuh panelis, yaitu mantan Ketua LPJK NTT, Piter Djami Rebo, Dosen Fakultas Teknik Unwira Kupang, Rani Hendrikus, pensiunan PNS, Fien Agoha Umpenawany dan Didi Kresnohadi, Pemimpin Redaksi Harian Pagi Pos Kupang, Dion DB Putra serta akademisi Andi Hidayat Rizal dan Don Gaspar.

Bertindak sebagai moderator Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi NTT, Ir. Andre W. Koreh, MT.

Pembangunan Infrastruktur Menuju NTT Bangkit dan Sejahtera

Wagub Josef Nae Soi mengatakan, untuk menyelesaikan infrastruktur jalan selama tiga tahun harus ditangani dengan pola kerja baru atau dalam bahasa moderennya out of the box. Dibutuhkan upaya quantum leap atau lompatan luar biasa untuk mengatasi keterbelakangan, terutama aspek aksesibilitas jalan.

Mantan anggota DPR RI dari Partai Golkar ini menyebut total panjang ruas jalan provinsi sekitar 2.650 kilometer (Km). Dari jumlah tersebut, ada kurang lebih 1.650 km kondisi sangat memprihatinkan.

Penerimaan Sewa Laboratorium di Dinas PUPR NTT Lampaui Target

"Kami akan cari orang gila dalam tanda kutip untuk bersama kami dua yang gila ini bangun NTT. Pak Gubernur sering katakan kita harus cari orang gila untuk bersama kita yang gila dalam membangun NTT. Jadi gila tanda kutip ya, jangan bilang kami gila benar. Karena kami bertekad jalan harus selesai dibangun dalam tiga tahun atau tidak sampai tiga tahun," tandasnya.

Josef Nae Soi mengungkapkan, ada yang pesimis dan mencibir. Mereka menganggap dirinya dan Gubernur Viktor Laiskodat sedang berilusi menyelesaikan persoalan jalan dalam waktu tiga tahun.

Halaman
1234
Penulis: Oby Lewanmeru
Editor: Kanis Jehola
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved