Berita NTT Terkini

Kelompok Transportasi dan Komunikasi Picu Inflasi di NTT Pada November 2018

Kelompok Transportasi, komunikasi dan Jasa Keuangan memicu terjadinya inflasi di NTT pada bulan November 2018 serelah empat bulan NTT mengalami deflas

Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Ferry Ndoen
POS KUPANG.COM/ADIANA AHMAD
Kepala BPS Provinsi NTT, Maritje Pattywaellapia (hadap kamera) ketika memberi keterangan pers perkembangan inflasi bulan November 2018 di Kantor BPS NTT, Senin (3/12/2018). 

Laporan Reporter Pos Kupang.Com, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM, KUPANG--Kelompok Transportasi, komunikasi dan Jasa Keuangan memicu terjadinya inflasi di NTT pada bulan November 2018 serelah empat bulan NTT mengalami deflasi.

Kelompok ini mengalami inflasi 3,52 persen dengan andil 0,61 persen diikuti kelompok makanan dengan inflasi 0,40 persen dan kelompok perumahan, air, listrik, gasbdan bahan bakar 0,36 persen.

Demikian siaran pers BPS Provinsi NTT yang dikeluarkan, Senin (3/12/2018).
Maritje mengungkapkan, ada enam kelompok pengeluaran, yang micu ibflaai di NTT pada bulan November 2018.

Anggota Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Bersama Waga Nelu Nyanyikan Lagu Indonesia Raya

Tronton Tabrak Gapura !Ini Penjelasan Kasat Lantas Polres Ngada

Enam kelompok tersebut masing-masing kelompok makanan, perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar, sandang, kesehatan, kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga, kelompok transport, komunikasi dan jasa keuangan.

Akibat kenaikan harga enam kelompok kebutuhan tersebut, pada November 2018, Provinsi NTT mengalami inflasi 0,82 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) 132,26. Kota Kupang dan Maumere juga mengalami inflasi masing-masing 0,87 persen dan 0,40 persen.

Pada siaran pers yang berlangsung di Lantai II BPS Provinsi NTT Jalan Palapa Oebobo, Kota Kupang, Kepala BPS Provinsi NTT, Maritje Pattywaellapia mengatakan, meski sebagian besar kelompok kebutuhan mengalami kenaikan harga, namun kelompok
makanan jadi, justeru menurun.

Sementara dari 82 kota sampel IHK Nasional, 70 kota mengalami inflasi dan 12 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Merauke 2,05 peraen dan terendah di Kota Balikpapan 0,01 peesen. Deflasi terbesar terjadi di Kota Medan sebesar 0,64 persen dan terendah di Kota Pematang Siantar dan Pangkal Pinang sebesar 0,01 persen.

Dibanding November 2017, inflasi NTT pada November 2018 mengalami kenaikan 1,21 persen, Kota Kupang naik 1,12 persen dan Maumere 1,86 persen. Sedangkan perkembangan inflasi periode Januari-November (y on y) tahun 2018 dibanding periode yang sama tahun 2017 terjadi inflasi NTT mengalami kenaikan 2,45 persen, Kota Kupang 2,48;persen dan Kota Maumere 2,24 persen. (*)

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved