Berita NTT Terkini

Pemprov NTT Dukung Penutupan Lokalisasi Karang Dempel di Kota Kupang

Wagub NTT, Drs. Josef A Nae Soi, M.M mengatakan, Pemerintah Provinsi NTT mendukung langkah Pemerintah Kota Kupang menutup karang dempel

Pemprov NTT Dukung Penutupan Lokalisasi Karang Dempel di Kota Kupang
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Wagub NTT, Drs. Josef A Nae Soi, M.M ketika melepas para pelari dalam Run For World AIDS Day 2018 di halaman Kantor Gubernur NTT Jalan El Tari Kota Kupang, Sabtu (1/12/2018) 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Wakil Wakil Gubernur NTT, Drs. Josef A Nae Soi, M.M mengatakan, Pemerintah Provinsi NTT mendukung langkah Pemerintah Kota Kupang untuk menutup lokalisasi Karang Dempel di Kota Kupang, Sabtu (1/12/2018)

"Salah satu program dari pemerintah Provinsi NTT dimana kami sangat mendukung penutupan lokalisasi Karang Dempel," ungkapnya ketika membuka kegiatan Run For World AIDS Day 2018 di halaman Kantor Gubernur NTT Jalan El Tari Kota Kupang.

Ia mengaku, selama ini tidak mengetahui bahwa terdapat lokalisasi di Kota Kupang.

Amankan Stok Jelang Natal dan Tahun Baru, Bulog NTT Sebarkan 1.100 Ton Beras

Bahkan, lanjut Josef, saat ia masih menjadi anggota DPR RI, ia pernah berdebat dengan sesama anggota DPR RI lainnya terkait keberadaan lokalisasi di Kota Kupang.

"Saya tidak tahu tempat itu dan saya pernah berantem dengan sesama anggota DPR lainnya. Mereka mengatakan bahwa di Kupang ada lokalisasi, saya bantah. Dan saya marah mereka. Tidak ada. Tapi kemarin saya malu sendiri, memang ada," kisahnya.

PLTMG 40 Mw Wairita Segera Uji Operasional

Selain itu, ia juga mengatakan, hingga bulan Juni 2018, tercatat sebanyak 5.773 orang di Provinsi NTT mengidap HIV dan AIDS, "Ini sungguh angka yang tidak sedikit," ungkapnya

Dia melanjutkan, dari total penderita HIV dan AIDS tersebut, sebanyak 2.769 orang menderita HIV dan AIDS sebanyak 3.003 orang.

Ditengah rintiknya hujan saat itu, ia mengungkapkan, momentum hari AIDS Sedunia yang jatuh setiap tanggal 1 Desember merupakan momentum penting untuk menggiatkan kampanye terkait pencegahan dan penanggulangan HIV dan AIDS

Peringatan itu juga merupakan momentum refleksi untuk semua komponen baik pemerintah dan masyarakat untuk melihat sejauh mana kepedulian dan keberpihakan pada penanganan isu kemanusiaan ini

"Saya berani saya sehat ini merupakan tema tahun ini dan bertujuan meningkatkan kesadaran dan kepedulian seluruh masyarakat terhadap HIV dan AIDS dengan cara melakukan tes HIV dan melanjutkan dengan pengobatan AIDS Jika terdiagnosa HIV," ucapnya.

Dengan mengetahui secara dini status kesehatan dan bagi yang positif, kata Josef, maka akan dilanjutkan dengan pengobatan yang konsisten sehingga kualitas hidup akan terus terjaga dan terus bermanfaat dan produktif bagi diri sendiri keluarga dan masyarakat. (*)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved