Tapaleuk

Jang Kasi Kendor

Ama Tobo sakarang sibuk urus kebon, apalai sakarang hujan su turun tarus. Dia tiap hari maso kebon pagi pulang

Jang Kasi Kendor
GRAFIS POS KUPANG/TYA MEOK
ilustrasi 

"Ama itu komodo itu binatang, dia pung tempat tu nama Taman nasional komodo bukan kebun. Lu kalo omonh bagini orang laen dengar pasti ketawa," Ama Tobo kastau Bai Ndu.

Ina Feok dari dapur sana dia langsung lari ke muka ko, dia bilang jang ada-ada te beta kemarin ju ada dengar orang di pengadilan dong carita bagutu tu.

Ina Feok sengaja singgung soal pengadilan karena dia ada pi nonton tetangga yang ada kasus andia ko sidang kemarin.

"Kalo begitu, beta jua setuju, karena biar ko katong pu pemerenta dong ame alih ko urus te salama ini uang mungkin banya ke pusat," Bai Ndu langsung bangun ko minta tembako di Tobo.

Ama Tobo ju angguk-angguk sa., "Kalo mo urus itu komodo pokok harus siap semua? dan jang kasi kendor te salama ini katong son tao mungkin ada yang maso pancuri di sana ko apa ko," Tobo sorong tembako di Bai Ndu.(Oby Lewanmeru)

* Tapaleuk adalah rubrik khas Pos Kupang edisi cetak yang hadir sejak awal terbit tahun 1992. Isinya secuil esai ringan mengenai aneka fenomena sosial yang dikemas dalam bahasa Kupang

* Rubrik tapaleuk Pos Kupang hadir setiap hari Senin sampai Sabtu ditulis para wartawan Pos Kupang

Editor: Putra
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved