Berita Kabupaten Sikka Terkini

Tahun   2019, Seluruh  Rakyat  Sikka Terima Perlindungan  Kesehatan

Pemenuhan hak-hak dasar bidang kesehatan masyarakat Kabupaten Sikka di Pulau Flores, Propinsi NTT menjadi perhatian utama Bupati dan

Tahun   2019, Seluruh  Rakyat  Sikka Terima Perlindungan  Kesehatan
POS-KUPANG.COM/EGINIUS MO’A
Bupati   Sikka, Fransiskus  Roberto  Diogo, menyalami  penerima  traktor tangan,  Jumat  (30/11/2018) di  Desa  Watuliwung,  Kecamatan  Kangae, Kabupaten  Sikka,  Pulau   Flores,  Propinsi NTT. 

Laporan  Wartawan  Pos-kupang.com,Eginius Mo’a

POS-KUPANG.COM, MAUMERE--- Pemenuhan hak-hak  dasar   bidang kesehatan   masyarakat   Kabupaten  Sikka  di Pulau  Flores,  Propinsi NTT menjadi  perhatian   utama  Bupati  dan  Wakil  Bupati  Sikka,  Fransiskus Roberto  Diogo, dan  Romanus  Woga dalam lima  tahun mendatang.

“Mulai   tahun  2019, warga  Sikka yang belum  dapat  perlindungan kesehatan akan mendapatkannya.  Harus  100  persen, seluruh  warga  Sikka   mendapatkan perlindungan  dan punya  persamaan  hak di bidang  kesehatan,” ujar Roby,  sapaan Fransiskus  Roberto Diogo,  pada pembukaan konsultasi publik  rancangan  awal  RPJMD   Kabupaten  Sikka  2018-2023,  Jumat (30/11/2018) di Aula Sikka  Convention Center  (SCC) Maumere.

Ia mengatakan sektor pendidikan terutama  pendidikan tinggi,  pemerintah menyiapkan alokasi  pinjaman  tanpa bunga  Rp  20  Miliar disimpan di Bank NTT.  Pinjaman akan dikembalikan setelah  selesai  kuliah.

Nama-Nama yang Ikut SKB dirilis Pansel BKN! Ujian Sebelum 10 Desember 2018

Siswa yang Tawuran di Manggarai Timur Melibatkan Orang Luar! Ini Penjelasannya

“Urusan pendidikan  dan kesehatan harus  final.  Rakyat sehat dan menjadi  cerdas  mereka bisa  berpikir  lebih  baik  tentang masa depan  dan  lebih produktif,” ujar Roby.  

Penegasan serupa disampaikanya  dalam  pencangan  penanaman perdana  jagung  dan pembagian  traktor kepada  kelompok  tani di Desa Watuliung, Kecamatan Kangae,  Jumat siang.

Mernurut  Roby, sumber  daya  manusia  di  Sikka menyongsong Rencana Pembangunan Jangan Panjang  (RPJP)  25  tahun kedua  2025-2045  harus disiapkan  dari sekarang.

Ia bersyukur  bisa mendapatkan momentum di  penghujung RPJP pertama 2005-2025.  Pilihan  kebijakan  pada  RPJMD   2018-2023,  kata Roby  ikut menentukan  hasil  lima tahun dan  generasi   Sikka  lima tahun mendatang.

“Ini  tantangan berat buat kita semua.  Saya dan  Bapa  Romanus  (Wabup) tidak ada apa-apanya. Dokumen RPJMD  yang kelak dihasilkan  merupakan dokumen milik  bersama rakyat  Sikka. Jangan  juga cemburu dengan kami, karena  visi dan misi  kami  memenuhi  hak-hak dasar masyarakat,” imbuh  Roby. *)

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved