Berita Kabupaten Sumba Timur

Bangun Gedung SMAN Matawai La Pawu Sumba Timur! Winston Rondo Janji Perjuangkan di APBD  NTT

Anggota Komisi V DPRD NTT Winston Neil Rondo berjanji akan memperjuangkan melalui dana APBD propinsi NTT pada tahun anggaran 2019 guna membangun

Bangun Gedung SMAN Matawai La Pawu Sumba Timur! Winston Rondo Janji Perjuangkan di APBD  NTT
POS-KUPANG.COM/OBY LEWANMERU
Anggota Komisi V DPRD NTT, Winston Rondo

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Robert Ropo

POS-KUPANG. COM | WAINGAPU--Anggota Komisi V DPRD NTT Winston Neil Rondo berjanji akan memperjuangkan melalui dana APBD propinsi NTT pada tahun anggaran 2019 guna membangun gedung SMAN 1 Matawai La Pawu di Kabupaten Sumba Timur, Propinsi NTT.

Hal itu disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Sumba Timur Yosua Katanga Maujawa kepada POS-KUPANG. COM, Jumat (30/11/2018).

Yosua mengatakan Wiston berjanji memperjuangkan di dana APBD propinsi NTT pada tahun anggaran 2019 demi membangun gedung sekolah tersebut, saat melihat langsung kondisi sekolah dan mendengarkan langsung aspirasi dari para siswa, guru, orang tua murid dan masyarakat, Rabu (28/11/2019).

Assosiasi Museum Indonesia Daerah Provinsi NTT Terbentuk! Ini Tujuannya

Yosua mengatakan mereka mengundang langsung Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD NTT Winston Rondo tersebut dalam kaitanya untuk melihat langsung kondisi SMAN 1 Matawai La Pawu tersebut.

"Jadi Pak Winston mendengarkan langsung aspirasi para siswa, para guru,orang tua, dan masyarakat dan di hadapan mereka pak Winston berjanji akan memperjuangkan untuk bangun gedung sekolah itu di APBD propinsi NTT pada tahun anggaran 2019 nantinya,"ungkap Yosua.

Yosua juga mengatakan kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah tersebut secara berpindah-pindah tempat karena tidak memiliki gedung sekolah.

"Jadi kadang-kadang mereka pakai ruang SD, kalau ada waktu guru-guru SD pakai gedung itu mereka pindah KBM di gereja. Kadang-kadang kalau di gereja ada acara maka KBM berpindah ke Kantor Desa seperti demikian selama sudah 3 tahun ini"jelas Yosua.

Yosua juga menjelaskan sekolah tersebut telah berusia 3 tahun dengan saat ini memiliki 6 rombongan belajar dengan jumlah siswa secara keseluruhan sebanyak 158 orang. Sedangkan guru PNS di sekolah itu hanya 1 orang yakni kepala sekolah, satu guru PTT, dan sebagian besar guru honor komite dengan memiliki upah perbulan 300 ribu sampai 400 ribu rupiah. (*)

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved