Berita NTT Terkini

Assosiasi Museum Indonesia Daerah Provinsi NTT Terbentuk! Ini Tujuannya

Rencana Musda AMIDA Provinsi NTT akan dilaksanakan pertengahan Desember 2018. Dan kegiatan Musda AMIDA NTT akan dirangkaiankan dengan seminar sehari

Assosiasi Museum Indonesia Daerah Provinsi NTT Terbentuk! Ini Tujuannya
kiriman foto Fransiskus Sales
Kunjungan Kepala Pusat Arkeologi Nasional Drs. Made Geria, M,SI dengan Kabid. Drs. Edi Pal Ako peneliti, pak Nasrudin peneliti dan Ibu Dra. Jublina Todo , M. Si. Peneliti Arkeolog NTT tengah di dampingi Kadis KebudayaanNTT, Sekretaris. Drs. Thomas Kolin, Kabid. Kepurbakalaan dan Permuseuman dan Frans Sales dan Kabid Taman Budaya, Eldi Angi bersama seluruh staf . 

Laporan Wartawan Pos Kupang.com. Ferry Ndoen

POS KUPANG.COM - Dinas Kebudayaan Provinsi NTT , Drs. Sinun Petrus Manuk membentuk Asosiasi Museum Indonesia Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur (AMIDA) .

Rencana Musda AMIDA Provinsi NTT akan dilaksanakan pertengahan Desember 2018. Dan kegiatan Musda AMIDA NTT akan dirangkaiankan dengan seminar sehari tentang museum.

Narasumber yakni dari AMIDA Pusat Kementerian PMK dan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi NTT. Juga, pemerhati museum NTT. Peserta yakni, siswa/i SMA/SMK dan mahasiswa jurusan sejarah dan geografi serta dari perguruan tinggi di NTT selain pengurus museum dari kabupaten/kota se NTT.

Yang melatarbelakangi terbentuknya AMIDA karena ada fenomena -fenomena yang terjadi, yàitu keterbatasan sumberdaya seperti, Sarana dan prasarana Museum, Sumber daya manusia yang memiliki kompetensi Kepurbukalaan dan Permuseuman, alokasi anggaran yang sangat rendah, lemah koordinasi karena belum terbentuknya wadah/organisasi AMIDA.

Hal ini ditegaskan Kepala Bidang (Kabid) Kepurbakalaan dan Permuseuman Dinas Kebudayaan Provinsi NTT, Fransiskus Sales, SPd, MM, saat dihubungi wartawan Pos Kupang.com, di Kupang, Jumat (30/11/2018)

"Kita dari Dinas Kebudayaan NTT melihat adanya kondisi ril seperti tersebut diatas. Karena itu, jika tidak merespon dan ditindaklanjuti maka akan berdampak pada pelayanan publik tentang keperbukalaan dan permuseuman dan tidak akan tercapai maksimal.

Bahkan warisan peninggal benda - benda budya dan warisan tak benda akan tergusur, hilang , bahkan punah. Juga berdampak luas yakni terjadinya krisis karakter bangsa," kata Fransiskus.

Tahun Depan Mulai Peneggakan Perda di Manggarai Timur

Padahal, Museum Dinas Kebudayaan NTT adalah Rumah Induk atau Rumah Peradaban Masyarakat Nusa Tenggara Timur, karena di rumah museum daerah ini tersimpan karakter r masyarakat NTT melalui sejumlah karya koleksi dari benda2 purbakala dari 21 kabupaten dan kota se NTT.

"Upaya-upaya yang dilakukan diperkuat dengan adanya regulasi UU RI No. 11 tahun 216 tentang cagar budaya, Peraturan Pemerintah RI No 66 tahun 2015 tentang Museum. Dan Undang -Undang No. 5 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan RI.

Kegiatan ini bermaksud untuk melakukan perlindungan, pengembangan, pembinaan dan pemanfaatannya.
Tujuannya, untuk pelestariannya, untuk edukasi masyarakat. Untuk rekreasi, untuk penelitian dan pengembangan Iptek Kebudayan khususnya museum.

Harapan kami dengan terbentuknya AMIDA Provinsi NTT, maka bantuan sarana dan prasarana museum, sumber daya manusia, alokasi anggaran untuk pembangunan dan kemajuan museum bisa terkoordinasi dengan stekeholders dan bisa tercapai maksimal. Hal ini agar pelayanan publik terkait museum akan berjalan dengan baik. "SALAM ...kebudayaan. Beta Budaya... Beta NTT, Beta ... Indonesia,". (fen)

Penulis: Ferry Ndoen
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved