Berita NTT Terkini

Kawal Proses Pemilu 2019, Bawaslu NTT Gandeng Stakeholder

Guna mengkawal proses pemilihan umum (Pemilu) 2019 Badan Pengawasan Pemilihan Umum Provinsi NTT (Bawaslu NTT) menggandeng stakeholder

Kawal Proses Pemilu 2019, Bawaslu NTT Gandeng Stakeholder
POS-KUPANG.COM/Gecio Viana
Suasana sosialisasi kerja sama pengembangan pengawasan partisipatif tingkat Provinsi NTT di Hotel Sasando Jalan Kartini Nomor 1 Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang, Kamis (29/11/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Guna mengkawal proses pemilihan umum (Pemilu) 2019 Badan Pengawasan Pemilihan Umum Provinsi NTT (Bawaslu NTT) menggandeng stakeholder, Kamis (29/11/2018)

Stakeholder yang digandeng yakni beberapa petinggi perguruan tinggi yang ada di Kota Kupang, petinggi organisasi kemasyarakatan, pemuda dan lembaga keagamaan serta organisasi profesi media.

"Tujuannya untuk meminimalisir tingkat pelanggaran dan transformasi pengetahuan kepemiluan kepada masyarakat lebih lengkap dan tuntas karena banyak pelanggaran terjadi karena masyarakat tidak tahu larangan-larangan di dalan pemilu," kata Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu NTT, Jemris Fointuna, di sela kegiatan sosialisasi kerja sama pengembangan pengawasan partisipatif tingkat Provinsi NTT di Hotel Sasando Jalan Kartini Nomor 1 Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang.

Jaringan Sudah Masuk, Warga Compang Wesang Belum Nikmati Listrik PLN

Ia menjelaskan, dari kegiatan tersebut akan dihasilkan komitmen bersama untuk mengkawal Pemilu sesuai prosedur perundang-undangan.

Suasana sosialisasi kerja sama pengembangan pengawasan partisipatif tingkat Provinsi NTT di Hotel Sasando Jalan Kartini Nomor 1 Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang, Kamis (29/11/2018).
Suasana sosialisasi kerja sama pengembangan pengawasan partisipatif tingkat Provinsi NTT di Hotel Sasando Jalan Kartini Nomor 1 Kelurahan Kelapa Lima, Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang, Kamis (29/11/2018). (POS-KUPANG.COM/Gecio Viana)

Komitmen tersebut tertuang dalam Memorandum of Understanding (MoU) dan dibagi kepada para stakeholder untuk dipelajari dan dicermati. Setelah itu akan ditandatangani secara bersama.

"Kita akan berikan draft MoU kepada semua stakeholder untuk dipelajari dan mempedomani dan kita akan tanda tangan MoU di awal bulan Desember," katanya.

OJK Ajak Masyarakat NTT Investasi di Pasar Modal

Hadir dalam kegiatan tersebut para pimpinan dan delegasi dari berbagai organisasi diantaranya MUI NTT, GMNI Cabang Kupang, PMKRI Kupang, KPID NTT, HMI Cabang Kupang, Universitas Muhamadiyah Kupang, GMKI Cabang Kupang, Pemuda Katolik, PHDI Provinsi NTT, Pemuda GMIT, IJTI NTT dan PWI NTT.

Kegiatan itu juga diisi dengan pemberian materi terkait pemilu dari beberapa narasumber dan dilanjutkan dengan sesi diskusi.

Pemberian materi dibagi dalam dua sesi yakni sesi pertama materi pengawasan partisipatif pemilu oleh Koodinator Divisi Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu NTT, Jemris Fointuna.

Selanjutnya, pada sesi kedua terdapat tiga pemateri yang yakni, Koordinator Divisi Hukum, Data dan Informasi Bawaslu NTT, Melphi Marpaung, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) NTT, Abdul Makarim dan Akademisi dari Fisip Undana Kupang, Dr. David B. W Pandie, MS. (*)

Penulis: Gecio Viana
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved