Berita Manggarai Terkini

Berpura-pura Membeli Mobil, Jamal Malah Melakukan Ini Sampai Ditangkap Aparat Kepolisian

Tim Jatanras Polres Manggarai menangkap Suparman Jamal karena menjual mobil milik Fitriyaningsih setelah berpura-pura ingin membelinya.

Berpura-pura Membeli Mobil, Jamal Malah Melakukan Ini Sampai Ditangkap Aparat Kepolisian
POS-KUPANG.COM/Aris Ninu
Kapolres Manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM | RUTENG - Tim Jatanras Polres Manggarai menangkap Suparman Jamal, Kelurahan Tana Lodu, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, atas laporan Fitriyaningsih yang mengadukan adanya dugaan tindak pidana penggelapan dan penipuan.

Jamal diduga menawarkan kendaraan avanza milik korban untuk dibeli. Jamal kemudian membawa mobil tersebut dengan alasan mau cek fisik kendaraan. Namun mobil tersebut malah dijual seharga Rp 89 juta kepada orang lain.

Kapolres Manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK melalui Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda Daniel Djihu kepada POS-KUPANG.COM di Ruteng, Rabu (28/11/2018) siang, menjelaskan, dugaan penipuan dan pengelapan ini terjadi Lempe, Kelurahan Pau, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai dengan korban Fitriyaningsih (31), warga kelurahan.

11 Desa Stunting Menjadi Sasaran Program Pamsimas NTT

"Pelaku bernama Suparman Jamal, warga Kelurahan Tana Lodu, Kecamatan Bajawa," ujar Daniel.

Ia menjelaskan, kasus ini bermulai pada tanggal 19 Oktober 2018 pelaku datang ke rumahnya korban untuk menawarkan kendaraan Avanza milik korban tersebut dengan maksud untuk membeli kendaraan avanza tersebut.

Relawan Santo Martinus dan KPA Flotim Kampanye Cegah HIV/AIDS di Pasar Kota Larantuka

"Kemudian pelaku meminta korban untuk membawa kendaraan tersebut dengan alasan mau cek fisik kendaraan. Namun setelah korban menelepon pelaku untuk menanyakan keberadaan dari kendaraan tersebut pelaku mengaku kalau kendaraan tersebut rusak dan masih di simpan di bengkelnya Huber di Bajawa," tutur Daniel.

Korban rupanya tidak percaya begitu saja ia pun memutuskan ke Bajawa guna mengecek sendiri mobilnya.

"Pada hari Minggu, (25/11/2018)korban ke Bajawa untuk mengecek keberadaan dari kendaraan tersebut di bengkelnya saudara Huber di Bajawa. Korban bertemu saudara Huber di Bajawa dan menanyakan kendaraan tersebut. Saudara Huber menjelaskan kalau kendaraan tersebut tidak pernah dibawa ke bengkel tersebut," papar Daniel.

Ia mengungkapkan, korban lalu melapor ke Polres Manggarai, Senin (26/11/2018). Setelah melaporkan Unit Jatanras berhasil menangkap pelaku tersebut.

"Dari hasil interogasi kalau kendaraan tersebut pelaku telah jual ke saudara Ose Kawe dengan harga Rp. 89.000.000 dan baru dipanjar Rp. 17.000.000. Menurut pelaku kalau uang tersebut pelaku telah gunakan," ungkap Daniel. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved