Berita Kabupaten TTU Terkini

Shary Senang Jadi Perawat di Perbatasan

Elisabet Shary AS, AMd. Kep adalah salah satu dari sekian banyak perawat yang bertugas di daerah perbatasan RI-RDTL tepatnya di Puskesmas Napan

Shary Senang Jadi Perawat di Perbatasan
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Elisabet Shary AS, AMd. Kep 

"Walaupun hanya sebagai tenaga honor, ya harus tetap semangat bekerja untuk melayani perbatasan. Ya kita tidak boleh putus asa dengan keadaan," ujar buah hati dari pasangan Yoseph Suryanto dan Maria T I Siki itu.

Menjadi seorang perawat, kata Shary, bukan hal mudah. Banyak ujian yang dihadapi ketika melayani para pasien, terutama ujian kesabarann ketika menghadapi pasien yang suka marah-marah.

"Sebagai seorang lerawat, kita benar-benar diuji kesabarannya, kalau misalnya dicemooh atau dimarah oleh pasien, ya kita diam saja, jadi harus benar-benar bersabar," ujarnya.

Diakui Shary, ketika dimarahi oleh pasien, dirinya memilih untuk diam, sembari memberikan senyum kepada pasien tersebut meski pasien itu marah didepan banyak orang.

"Kalau dimarah ya tenang saja. Hanya memberikan senyuman kepada pasien, apalagi kalau didepan orang banyak. Makanya saya berpikir bahwa sebagai perawat, kita harus butuh kesabaran," tambahnya.

Shary menyayangkan perilaku masyarakat yang tidak memperhatikan kesehatan sejak dini. Menurut Shary, kebanyakan para pasien yang ditemui, ketika sakit parah baru mendatangi puskesmas.

"Harusnya, saat masih sehat, masyarakat harus datang periksa kesehatan, jangan sampai saat sakit berat,baru mau datang ke puskesmas untuk mendapatkan pelayanan kesehatan," ungkapnya.

Hal yang membuatnya sedih dan sangat merasakan kehilangan, kata Shary, ketika dirinya berusaha melakukan rujuk pasien, namun pasien tersebut meninggal ketika hendak masuk di pintu rumah sakit.

"Itu yang membuat saya merasakan kehilangan sekali. Rasa-rasanya usaha yang dilakukan sepertinya sia-sia begitu saja, tapi itulah, Tuhan berkehendak lain," ujarnya.

Meskipun sangat merasakan kehilangan, Shary tetap tegar dan berusahan untuk terus belajar dari hari kehari. Dengan begitu, dirinya semakin mantap dalam melayani masyarakat di daerah perbatasan RI-RDTL. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved