Berita Nasional Terkini

Mendagri Ingatkan Anggota DPRD di Seluruh Pemerintah Daerah Berhati-hati soal Korupsi

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengingatkan anggota DPRD di seluruh pemerintah daerah berhati-hati soal korupsi.

Mendagri Ingatkan Anggota DPRD di Seluruh Pemerintah Daerah Berhati-hati soal Korupsi
KOMPAS.com/JESSI CARINA
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Kantor BPSDM Kemendagri, Senin (26/11/2018). 

POS-KUPANG.COM | JAKARTA - Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengingatkan anggota DPRD di seluruh pemerintah daerah berhati-hati soal korupsi. Mereka diminta untuk tidak bermain-main dengan perencanaan anggaran bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah.

Hal ini disampaikan Tjahjo kepada ketua DPRD berbagai daerah yang hadir dalam pembekalan diklat di Kantor Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (26/11/2018).

"Tolong kepada teman-teman ketua DPRD, anggota DPRD kan sudah punya kantor, tolong lah jangan sering-sering duduknya di kantor SKPD," ujar Tjahjo.

Baca: Kasasi Ditolak MA, Buni Yani Tetap Dihukum 1,5 Tahun Penjara

Tjahjo memahami, semua anggota Dewan memiliki konstituen. Dia mengingatkan pelaksanaan aspirasi masyarakat harus dilakukan sesuai dengan mekanisme penganggaran.

Dia tidak ingin kasus korupsi massal yang terjadi di Malang, Jambi, dan Sumatera Utara terulang kembali.

Baca: Polri Terjunkan 72.000 Orang Personel Lakukan Operasi Lilin

"Tolong ya itu yang terakhir. Ini perencanaan anggaran tolong, dirembuk dengan baik antara DPRD dan bupati, wali kota, gubernur," ujar Tjahjo.

Dalam pembekalan kepala daerah dan ketua DPRD, akan ada sesi materi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Tjahjo meminta kepala daerah dan ketua DPRD untuk memanfaatkan sesi itu sebaik mungkin. Mereka diminta untuk bertanya sebebasnya kepada KPK agar tidak tersandung kasus korupsi.

Pernyataan Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto yang dianggap menyinggung pengemudi ojek online terus menuai protes.

Kali ini pengemudi ojek online di Kota Malang, Jawa Timur berunjuk rasa meminta Prabowo meminta maaf atas pernyataannya. Unjuk rasa para pengemudi ojek online ini digelar di depan Kantor DPRD Kota Malang Jawa Timur.

Dalam orasinya mereka mengecam pernyataan Calon Presiden Nomor Urut 02 Prabowo Subianto yang mengaku sedih dengan beredarnya meme yang menggambarkan masa depan anak bangsa hanya menjadi pengemudi ojek setelah lulus sekolah.

Pernyataan ini dinilai menghina profesi ojek online. Mereka mendesak Prabowo Subianto segera meminta maaf kepada pengemudi ojek online.

Banyaknya unjuk rasa yang dilakukan para pengemudi ojek online di sejumlah daerah terkait pernyataan Calon Presiden Prabowo Subianto ditanggapi pasangannya yang merupakan Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02 Sandiaga Uno.

Menurut Sandi apa yang dikatakan Prabowo hanya motivasi bagi pengemudi ojek online agar bisa meningkatkan perekenomin mereka. Pernyataan itu disampaikan Sandiaga saat menemui ratusan petani tebu di Desa Kedungjajang, Lumajang Jawa Timur. (*)

Berita ini sudah terbit di Kompas.com dengan judul: Mendagri: DPRD Punya Kantor, Jangan Sering Duduk di Kantor SKPD

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved