Berita Manggarai Terkini

Kakek 80 Tahun Mengakui Perbuatannya Mencabuli Siswi SMP yang Masih di Bawah Umur

Kasus yang menimpa ML (14), pelajar SMP di Manggarai sudah ditangani aparat Desa Koak, Satar Mese. Yohanes Jehalot (80)mengakui perbuatannya

Kakek 80 Tahun Mengakui Perbuatannya Mencabuli Siswi SMP yang Masih di Bawah Umur
POS-KUPANG.COM/Aris Ninu
Kapolres Manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM | RUTENG - Kasus yang menimpa ML (14), pelajar SMP di Manggarai sudah ditangani aparat Desa Koak, Kecamatan Satar Mese, melalui kepala dusun setempat.

Setelah mendengar pengakuan anaknya, orangtua ML langsung mengadu ke kepala dusun di Desa Koak.

Yohanes Jehalot (80), pelaku dugaan cabul atas ML pun sudah mengakui perbuatannya di depan aparat dusun. Bahkan Yohanes menegaskan, akan bertanggungjawab atas bayi yang dikandung ML.

Baca: Listrik Padam Hampir Tiap Hari, DPRD Nagekeo Kecewa Kinerja PLN Ranting Mbay

Namun rupanya keluarga tidak terima sehingga memutuskan melaporkan Yohanes ke Polsek Satar Mese untuk diproses secara hukum.

"Atas kejadian tersebut keluarga ML sudah mengadu kepada kadus. Pada tanggal pada tanggal 24 November 2018 orangtua ML sudah bertemu kepala dusun. Saat bertemu kepala dusun pelaku sudah mengakui perbuatannya. Pelaku mengaku siap bertanggungjawab anak yang ada dalam kandungnya ML. Tetapi keluarga tidak terima sehingga datang ke Pos Pelayanan Polsek Satar Mese untuk melaporkan peristiwa tersebut guna diproses sesuai dengan hukum yang berlaku," kata Kapolres Manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK melalui Kasubag Humas Polres Manggarai, Ipda Daniel Djihu kepada POS-KUPANG.COM di Mapolres Manggarai, Senin (26/11/2018) siang.

Baca: 41 Masjid di Lingkungan Pemerintah Terpapar Radikalisme, Ini Permintaan Wapres Kalla

Ia menjelaskan, kalau polisi sudah menerima laporan polisi dan melakukan pemeriksaan terhadap korban serta membuat permintaan VER. "Penyidik sudah memanggil para saksi guna dimintai keterangan," papar Daniel.

Sebelumnya, kasus persetubuhan anak di bawah umur kembali ditangani Polres Manggarai. Kali ini, seorang kakek berusia 80 tahun tega mencabuli siswi SMP di Manggarai sampai hamil.

Terungkapnya kasus ini saat siswi ini diusir dari sekolah karena ketahuan hamil oleh gurunya. Sang siswi pun tidak ke sekolah sehingga orangtuanya bertanya kepada anaknya kepada tidak ke sekolah.

Sang anak pun langsung bercerita kalau ia hamil karena diperkosa seorang kakek. Orangtua tak terima lalu melaporkan sang kakek ke Polsek Satar Mese dan kini sedang ditangani.

Demikian kasus yang menimpa ML (14), pelajar SMP dari Kampung Pangga, Desa Koak, Kecamatan Satar Mese, Kabupaten Manggarai.

Perbuatan tersebut dilakukan oleh Yohanes Jehalot, kakek 80 tahun yang tinggal satu desa dengan korban.

"Kasus ini sudah ditangani Polsek Satar Mese pada Minggu (25/11/2018) pukul 10.00 wita. Keluarga korban telah melaporkan dugaan persetubuhan anak dibawa umur yang dilakukan oleh Yohanes Jehalot. Kejadiannya Jumat (18/5/2018) sekitar pukul 14.00 wita di Sungai Wae Care, Kampung Woa, Desa Koak, Kecamatan Satar Mese," ujar Kapolres Manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK melalui Kasubag Humas, Ipda Daniel Djihu kepada POS-KUPANG.COM di Mapolres Manggarai, Senin (26/11/2018) pagi. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved