Berita Entertainment

Ibunda Roger Danuarta Meninggal - Ternyata Perjuangan Sang Ibunda Sejak 11 Bulan Lalu

Ibunda Roger Danuarta Meninggal - Ternyata Perjuangan Sang Ibunda Sejak 11 Bulan Lalu

Ibunda Roger Danuarta Meninggal - Ternyata Perjuangan Sang Ibunda Sejak 11 Bulan Lalu
google images/roger danuarta
Ibunda Roger Danuarta Meninggal - Ternyata Perjuangan Sang Ibunda Sejak 11 Bulan Lalu 

Ibunda Roger Danuarta Meninggal - Ternyata Perjuangan Sang Ibunda Sejak 11 Bulan Lalu

POS-KUPANG.COM - Roger Danuarta saat ini tengah dirundung duka

Sang Ibunda Roger Danuarta, Engnawati Atmadja menghembuskan nafas terakhirnya pada, Jumat (23/11/2018).

Mendiang Engnawati Atmadja meninggal di usia 63 tahun karena penyakit jantung.

Baca: Atasi Kemacetan di Jembatan Liliba !Andre Koreh Berharap Jembatan Kembar Liliba Segera Terealisasi

Baca: DPRD NTT Desak Pemerintah Kawal Usulan Pembangunan Jembatan Kembar di Liliba

Baca: Bupati Manggarai Sidak Pekerja Jembatan Wae Gogol! Ada Apa  Ya

Roger Danuarta di studio Global TV, Jakarta Barat, Senin (29/8/2016)
Roger Danuarta di studio Global TV, Jakarta Barat, Senin (29/8/2016) (KOMPAS.com/ANDI MUTTYA KETENG)

Dikutip dari Tribunnews dan Tribun Style, Senin (26/11/2018), ibunda Roger Danuarta meninggal karena gagal ginjal.

Sebelum Engnawati Atmadja meninggal, ibu Roger Danuarta itu harus berjuang untuk dua penyakit berat selama 11 bulan terakhir, yaitu penyakit jantung yang berakhir dengan gagal ginjal.

Engnawati Atmadja meninggal dunia dalam usia 63 tahun di sebuah rumah sakit pada Jumat (23/11/2018) pukul 17.50 WIB.

"(Masuk rumah sakit) Kamis pagi. Sakit sudah lama akhir Januari atau awal Febuari kemarin. Serangan jantung," ujar Roger Danuarta di Rumah Duka Oasis Lestari di Jatake, Tangerang, Minggu (25/11/2018).

Baca: Ayah Bejat ini Cabuli Putri Kandungnya Sejak Umur Empat Tahun dan Terungkap Setelah 14 Tahun

Baca: Hujan Deras di Kabupaten Kupang! Pohon Tumbang ke Jalan Menimpa Kabel Listrik

Baca: Bus AntarKota Tunggu Penumpang di Taman  Kota  Maumere

Roger mengatakan, serangan jantung itu cukup parah hingga berefek ke organ tubuh yang lain.

Selain gagal jantung, mendiang ibundanya juga mengalami gagal ginjal.

"Komplikasi iya. Tapi awalnya bermula dari jantung. Kata dokter karena kemarin serangannya cukup parah, jantung kalau aliran darah tidak lancar akan mengakibatkan gumpalan darah," ucapnya.

Halaman
1234
Editor: Fredrikus Royanto Bau
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved