Berita NTT Terkini

Wakapolda NTT Minta Anggota Gunakan Senjata Api Sesuai SOP

Wakapolda NTT Brigjen Pol. Johanis Asadoma, M. Hum melakukan Kunjungan kerja (Kunker) di wilayah Hukum Polres Sumba Timur, Sabtu

Wakapolda NTT Minta Anggota Gunakan Senjata Api Sesuai SOP
POS KUPANG.COM/ROBERT ROPO
ARAHAN-Wakapolda NTT Brigjen Pol. Johanis Asadoma, M. Hum sedang memberikan arahan kepada anggota Polisi di Polres Sumba Timur. 

Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Robert 

POS-KUPANG. COM | WAINGAPU---Wakapolda NTT Brigjen Pol. Johanis Asadoma, M. Hum melakukan Kunjungan kerja (Kunker) di wilayah Hukum Polres Sumba Timur, Sabtu (24/11/2018).

Kedatangan Johanis bersama rombongan di Mapolres Sumbs Timur disambut oleh Kapolres Sumba Timur AKBP Victor M. T. Silalahi, SH, MH dan Sekda Sumba Timur Domu Warandoy dan juga disambut tarian Manunggal kaloborasi TNI Polri yang dipimpin oleh Bhbinkamtibmas Kelurahan Mauliru Brika Florianus Muda.

Baca: Bupati Stef Tertarik Dengan Pola Pembangunan Tim OASE

Saat memberikan arahan kepada anggota Polres Sumba Timur dan Brimob Subden 3 Den A Pelopor Sumba di Lapangan Mapolres Setempat, Sabtu (24/11/2018) Wakapolda Johanis menegaskan anggota Polri harus mengunakan sarana dan prasarana sesuai dengan peruntukan, agar di jaga kondisinya terawat dengan baik. Salah satu contohnya penggunaan senjata api agar anggota mempergunakan sesuai SOP yang ada.

Brigjen Pol Johanis juga mengatakan anggota Polri harus melayani masyarakat dengan profesionalisme dan juga memiliki fisik yang sehat dan kuat sehingga menjalankan tugas-tugas dengan baik.

Didampingi Kabid Propam Polda NTT AKBP Agus Suryoto, SH, Brigjen Pol Johanis juga menyampaikan kepada anggota untuk menjabarkan program Kapolri Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D yakni Profesional, Modern dan Terpercaya atau Promoter saat pelaksanaan tugas di lapangan.

"penjabaran Profesional yaitu Meningkatkan kompetensi SDM Polri yang semakin berkualitas melalui peningkatan kapasitas pendidikan dan pelatihan, serta melakukan pola-pola pemolisian berdasarkan prosedur baku yang sudah dipahami, dilaksanakan, dan dapat diukur keberhasilannya,"jelas Johanis. 

 Johanis juga menjelaskan Modern ialah melakukan modernisasi dalam layanan publik yang didukung teknologi sehingga semakin mudah dan cepat diakses oleh masyarakat, termasuk pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana Polri yang makin modern.

Lanjutnya, Kemudian terpercaya yakni melakukan reformasi internal menuju Polri yang bersih dan bebas dari KKN, guna terwujudnya penegakan hukum yang obyektif, transparan, akuntabel, dan berkeadilan. Salah satu contoh Propam sebagai fungsi pengawasan mampu dan peka dalam mengawasi tindakan dan kinerja anggota Polri.

Johanis juga mengatakan, untuk situasi di wilayah hukum Polres Sumba Timur pada umumnya terpantau aman dan terkendali, namun ada beberapa kasus menonjol yang menjadi atensi yakni pencurian ternak. Sehingga diminta untuk anggota bertindak tegas dalam membasmi kasus pencurian ternak.

Johanis juga mengucapkan terima kasih kepada anggota yang sudah bekerja dengan baik dan maksimal dan meminta untuk selalu menjaga kekompakan dalam mengamankan situasi Kamtibmas.

Adapun sebelum ke Mapolres Wakapolda Johanis juga bersama rombongan mengunjungi Mako Brimob Subden 3 Den A Pelopor Sumba.

Selanjutnya pada malam hari dilakukan acara Rama Tama di Restoran Padadita Bech Hotel dan Minggu (25/11/2018) pagi Wakapolda Johanis bersama rombongan ke Kampung Raja.(*)

 
 

Penulis: Robert Ropo
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved