Berita Manggarai Timur Terkini

Petrus Menemukan Pria Ini Berlumuran Darah di Kampung Peot, Ternyata Ini yang Terjadi

Di Kampung Peot terdapat seorang laki-laki yang belum diketahui identitasnya dalam kondisi terbaring di atas tanah dan berlumuran darah.

Petrus Menemukan Pria Ini Berlumuran Darah di Kampung Peot, Ternyata Ini yang Terjadi
ISTIMEWA
Marselinus No, warga Peot, Kelurahan Satar Peot, Kecamatan Borong, Matim yang tergeletak dan mandi darah usai dipukul karena mabuk miras, Sabtu (24/11/2018) malam. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG.COM | BORONG - Petrus Santur, warga Kampung Peot, Kelurahan Satar Peot, Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Sabtu (24/11/2018) malam pukul 21.30 wita mendatang Pos Penjagaan Polsek Borong untuk melaporkan kalau di Kampung Peot terdapat seorang laki-laki yang belum diketahui identitasnya dalam kondisi terbaring di atas tanah dan berlumuran darah.

Laporan Petrus tersebut ditindaklanjuti Kanit Bimas Polsek Borong, Ipda Irmawan Pujianto, KSPKT III Polsek Borong dan Anggota Piket Polsek Borong berangkat menuju TKP di Kampung Peot menggunakan kendaraan roda empat Patroli Polsek Borong.

Baca: Dalam 4 Hari Ada 22 Orang Mengadu ke KPK Terkait Permintaan Uang, Ini Imbauan Febri Diansyah

Setibanya di TKP, Kanit Bimas Polsek Borong dan Anggota Piket langsung mengamankan korban dan selanjutnya membawa korban ke Puskesmas Borong guna mendapatkan perawatan.

Demikian kasus yang terjadi di Kampung Peot, Borong yang diperoleh POS-KUPANG.COM, Minggu (25/11/2018) pagi.

Baca: BMKG Waingapu Prediksi Siang Hari Enam Wilayah di Sumba Timur Diguyur Hujan Disertai Petir

Laporan Petrus yang yang menemukan pria berlumuran darah lalu ditelusuri polisi. Hasilnya, korban bernama Marselinus No (49), warga Kampung Warat, Kelurahan Satar Peot.

Marselinus sekitar pukul 17.00 wita datang ke Kampung Peot menggunakan sepeda motor bersama seorang laki-laki yang tidak dikenal namanya yang berprofesi sebagai guru di SMAN 10 Borong di Balus, Desa Balus Permai, Kecamatan Borong.

Kemudian korban singgah di kios masyarakat Kampung Peot milik Irwan untuk meminum minuman keras (Sopi-Red) bersama Irwan dan teman-temannya.

Pada saat korban sudah mabuk, korban mengeluarkan kata-kata makian yang sangat kasar dalam bahasa daerah Manggarai yang ditujukan kepada istrinya yang sudah pergi meninggalkannya karena sering dipukul.
Marselinus yang sudah teller berat sempat ditegur pemilik kios dan satu orang temannya.

Namun korban tidak terima teguran tersebut dan justru mengancam balik pemilik kios dan satu orang temannya dengan menggunakan pisau dan gunting.

Melihat perilaku korban sudah mulai kasar sehingga pemilik kios dan satu orang teman terpancing emosi dan langsung memukul korban pada bagian wajah.

Selanjutnya korban lari ke arah Gereja Peot sejauh sekitar 70 meter dan berhasil didapat dan ditarik kembali ke rumah warga di sekitar gereja.

Korban Marselinus pun tergeletak di belakang rumah warga masyarakat Peot bernama Herman sehingga korban ditemukan Petrus dan melaporkan ke Polsek Borong. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved