Berita Kabupaten Kupang

Peneliti Undana Kembangkan Tanaman Agroeduwisata di Babau

tengah mengembangkan pola penanaman model agroeduwisata di Babau, Kecamatan Kupang Timur. Kerjasama ini direncanakan selama tiga tahun kedepan selain

POS KUPANG.COM/EDY BAU
Plt. Sekda Kabupaten Kupang, Joni Nomseo ketika melakukan penanaman anakan secara simbolis di Babau pekan lalu. 

 Laporan Reporter POS KUPANG.COM, Edi Hayong

POS KUPANG.COM I OELAMASI---Tim peneliti program kemitraan wilayah (PKW) dari  Fakultas Peternakan (Fapet) Undana, bekerjasama dengan  Politeknik Pertanian Negeri Kupang dan Pemkab Kupang, saat ini tengah mengembangkan pola penanaman model agroeduwisata di Babau, Kecamatan Kupang Timur. Kerjasama ini direncanakan selama tiga tahun kedepan selain di Babau juga di Oesao dengan pembentukan kelompok tani.

Ketua Tim PKW, Prof. Dr. Ir. Erna Hartati, M.Si pekan lalu menjelaskan, kerjasama dengan Pemkab Kupang ini berangkat dari hasil survei atas lahan di Kupang Timur khususnya di Babau dan Oesao sangat potensial dalam model agroeduwisata.

Menindaklanjuti survei ini maka pekan lalu telah dilakukan penanaman beberapa jenis tanaman di Babau yang dihadiri Plt Sekda Kabupaten Kupang, Joni Nomseo. Tim PKW bersama kelompok tani menanam anakan pertanian yang  bernilai ekonomis dan mudah dipelihara.

"Kita tanaman beberapa jenis tanaman pertanian di  Babau. Kita juga berikan pendampingan soal bagaimana cara menanam yang baik termasuk membantu mempratekan cara pembuatan kandang ternak yang baik. Kerjasama ini untuk tiga tahun kedepan dan kami sangat berterima kasih kepada Pemkab Kupang dalam hal kerjasama ini," kata Prof. Erna.

Plt Sekda, Joni Nomseo menyampaikan terima kasih kepada peneliti dari Undana yang membangun kerjasama PKW ini. Pengembangan pertanian model agroeduwisata ini sungguh sangat membantu petani di daerah ini. Memang diakuinya kerjasama tahap awal ini untuk tiga tahun kedepan terutama di Kupang Timur.

Kedepan tentu diharapkan bisa berkembang ke kecamatan lainnya karena lahan yang ada di daerah ini sangat potensial.

"Kalau pimpinan daerah sebelumnya punya program Taman Eden, sangat sinkron dengan pola pengembangan model agroeduwisata ini. Pada kepemimpinan yang baru inipun ada program revolusi 5P diharapkan menjawabi harapan untuk kemajuan daerah ini," kata Joni.

Sebelumnya,  tim peneliti program kemitraan wilayah (PKW) dari  Fakultas Peternakan (Fapet) Undana, bekerjasama dengan  Politeknik Pertanian Negeri Kupang dan Pemkab Kupang, mempresentasikan hasil kegiatan PKW Tahun 2018. Hasil presentasi ini terkhusus pola pengembangan model agroeduwisata di Desa Babau dan Oesao, Kecamatan Kupang Timur.

Pantauan POS KUPANG.COM di Oelamasi, Kamis (22/11/2018), kegiatan yang dibuka Plt Sekda Kabupaten Kupang, Joni Nomseo ini dihadiri kelompok tani dari kedua desa, pimpinan OPD terkait di  Kabupaten Kupang, anggota tim peneliti juga pejabat yang mewakili Ketua LP2M Undana, Arnold Keban. Presentasi ini disampaikan Ketua Tim PKW, Prof. Dr. Ir. Erna Hartati, M.Si. 

Joni Nomseo ketika membuka kegiatan ini menyatakan terima kasih kepada Undana yang memilih wilayah Kabupaten Kupang sebagai lokasi  membangun model agroeduwisata. Program ini sangat membantu kelompok tani dalam rangka peningkatan dan pemberdayaan potensi sumber daya alam dan sumber daya manusia di Kabupaten Kupang. (*)

Penulis: Edy Hayong
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved