Berita Kabupaten TTS Terkini

Staf Khusus Menteri ESDM Pimpin Tarian Bonet Saat Peresmian SPBU Satu Harga Oebelo, TTS

Staf khusus Menteri ESDM, Eddi Hariyadhi, Perwakilan Pertamina, Reggi Senjang dan Staf ahli bupati, Yan Banoet didaulat memimpin tarian Bonet

POS-KUPANG.COM/Dion Kota
Para undangan peresmian SPBU Satu Harga Oebelo sedang melakukan tarian bonet bersama sebagai penutup acara peresmian SPBU Satu Harga Oebelo, Kabupaten TTS, Kamis (22/11/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dion Kota

POS-KUPANG.COM | SOE - Tarian bonet menjadi penutup acara peresmian SPBU Satu Harga Oebelo, Kamis (2211/2018) pagi.

Staf khusus Menteri ESDM, Eddi Hariyadhi, Perwakilan Pertamina, Reggi Senjang dan Staf ahli bupati bidang ekonomi dan pembangunan, Yan Banoet didaulat memimpin tarian Bonet yang diikuti puluhan warga Desa Oebelo yang ikut menghadiri acara peresmian tersebut.

Acara peresmian SPBU Satu Harga Oebelo sendiri ditandai dengan penandatangan prasasti oleh Staf khusus Menteri ESDM, Eddi Hariyadhi dan Perwakilan Pertamina, Perwakilan Pertamina Reggi Senjang.

Baca: 20 Guru Kontrak di TTU Belum Dapat SK Pengangkatan, Ternyata Ini Alasannya

Sementara kolom Plh. Bupati TTS dibiarkan kosong dan akan ditandatangani Plh Bupati TTS, Marthen Selan kemudian.

Staf khusus Menteri ESDM, Eddi Hariyadhi sedang menandatangani prasasti peresmian SPBU Satu Harga Oebelo, Kabupaten TTS, Kamis (22/11/2018).
Staf khusus Menteri ESDM, Eddi Hariyadhi sedang menandatangani prasasti peresmian SPBU Satu Harga Oebelo, Kabupaten TTS, Kamis (22/11/2018). (POS-KUPANG.COM/Dion Kota)

Staf khusus Menteri ESDM, Eddi Hariyadhi menegaskan kehadiran SPBU satu harga merupakan usaha pemerintah dalam mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Masyarakat di seluruh wilayah Indonesia harus menikmati BBM dengan harga yang sama. Oleh sebab itu, ke depan, pemerintah akan terus berupaya membuat pemerataan pembangunan SPBU agar seluruh masyarakat di Indonesia bisa menikmati BBM dengan satu harga.

Baca: Lomba DWP Kota Kupang Tanpa Dukungan Suami, Yos Rera Beka Katakan ini Kepada ASN

"Dulu, masyarakat di Papua, Rote, Satu harus membeli BBM dengan harga bisa mencapai Rp 100.000. Tetapi setelah dihadirkan SPBU Satu Harga, masyarakat di Papua dan Sabu kini bisa menikmati BBM harga yang sama dengan masyarakat di Jawa dan Sumatera. Dan hari ini masyarakat Desa Oebelo sudah memiliki SPBU Satu Harga sehingga masyarakat Oebelo dan sekitarnya bisa membeli BBM dengan harga yang sama dengan yang ada di Jawa atau Sumatera, " ujarnya.

Perwakilan Pertamina Reggi Senjang mengatakan, tahun ini Provinsi NTT mendapat kuota sebanyak 5 unit SPBU Satu Harga. Dari lima unit tersebut, SPBU Oebelo menjadi SPBU yang ketiga yang diresmikan.

Kehadiran SPBU satu harga sendiri, merupakan wujud usaha pemerintah dalam menghadirkan SPBU di wilayah-wilayah terpencil guna membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan BBM masyarakat.

"Kehadiran SPBU Satu Harga merupakan usaha pemerintah dalam melayani kebutuhan BBM masyarakat di daerah terpencil agar bisa menikmati BBM dengan harga yang sama seperti saudara-saudari kita di jawa, Sumatera dan pulau-pulau lainnya di Indonesia, " ungkap Reggi.

Sementara itu, staf ahli bupati bidang ekonomi dan pembangunan, Yan Banoet mengucapkan terima kasih karena pemerintah pusat sudah mengalokasikan pembangunan satu unit SPBU Satu Harga untuk membantu masyarakat di wilayah selatan TTS.

Selama ini masyarakat harus menempuh jarak kurang lebih 50 Km untuk bisa mencapai SBPU terdekat, yaitu di Niki-niki. Diharapkan keberadaan SPBU ini bisa meningkatkan roda perekonomian di daerah ini.

"Sekarang masyarakat wilayah selatan TTS sudah tidak perlu menempuh perjalanan hingga 50 Km untuk bisa membeli BBM di SPBU karena saat ini SPBU Oebelo telah hadir. Diharapkan kehadiran SPBU ini bisa membantu masyarakat dalam meningkatkan percepatan pertumbuhan ekonomi di wilayah selatan TTS ini," harapnya.

Johan Christian Tallo selaku pemilik SPBU satu harga Oebelo mengatakan, kehadiran SPBU di Oebelo diharapkan bisa membantu masyarakat dalamm memenuhi kebutuhan warga kecamatan Amanuban Selatan, Kualin, Kolbano dan beberapa kecamatan lainnya yang berada di selatan Kabupaten TTS. (*)

Penulis: Dion Kota
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved