Berita Kabupaten Manggarai Barat

Penerimaan Tenaga Honorer Jangan Pakai Sistem Jatah-Jatahan

Khusus untuk anggota DPRD Mabar dari Partai Golkar, diingatkan bahwa bila diketahui menerima jatah untuk merekrut tenaga honorer akan diberikan sanks

Penerimaan Tenaga Honorer Jangan Pakai Sistem Jatah-Jatahan
POS KUPANG/SERVATINUS MAMMILIANUS.
Stanislaus Stan, saat menjadi pemateri dalam salah satu kegiatan beberapa waktu lalu di Labuan Bajo.

Laporan Reporter POS--KUPANG.COM, Servatinus Mammilianus

POS--KUPANG.COM | LABUAN BAJO--Penerimaan tenaga honor di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), jangan sampai ada pembagian jatah antara pihak legislatif dan eksekutiv.

Khusus untuk anggota DPRD Mabar dari Partai Golkar, diingatkan bahwa bila diketahui menerima jatah untuk merekrut tenaga honorer akan diberikan sanksi.

Demikian yang disampaikan oleh Wakil Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Mabar Stanislaus Stan, kepada POS--KUPANG.COM, Kamis (22/11/2018).

Baca: Inilah yang Digelar Kemenkominfo di Undana

Baca: Anggota DPRD Sumba Barat Prihatin! Petani Jangan Andalkan Obat Pembersih Rumput

"DPD II Golkar sangat menolak bila terjadi ada pembagian jatah untuk merekrut tenaga honor daerah. Kalau ada hubungannya dengan anggota Fraksi Golkar, kami akan berikan sanksi," kata Stanis.

Dia menegaskan, saat ini pemerintah pusat sedang fokus menghadirkan tenaga pemerintahan yang berkualitas.

"Tenaga honor harus direkrut secara terbuka dan transparan. Lebih bagus lagi kalau menggunakan ujian tertulis seperti yang diterapkan saat ujian CPNS beberapa minggu lalu," kata Stanis.

Menurutnya kesempatan untuk merekrut tenaga honor harus terbuka seluas-luasnya kepada semua warga di kabupaten itu sesuai dengan persyaratannya.
Stanis menuturkan saat ini di Mabar beredar informasi tentang dugaan perekrutan tenaga honor secara tertutup dan menggunakan jatah.(*)

Penulis: Servan Mammilianus
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved