Berita Kabupaten Sikka

Oknum PKH Kecamatan Doreng Intimidasi Warga Pilih Caleg Jagoan

Tindakan ini tidak pantas menunjukkan ketidaknetralan dan ketidakprofesionalan oknum yang juga adalah Koordinator PKH Kecamatan Doreng.

Oknum PKH Kecamatan Doreng Intimidasi Warga Pilih Caleg Jagoan
Kompas/ Priyombodo
Ilustrasi surat suara: Yuanita, warga Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat menunjukkan KTP dan surat suara sebelum menyalurkan suaranya di TPS 35, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/7/2009). 

Laporan  Reporter POS-KUPANG.COM, Euginius Mo’a

POS-KUPANG.COM|MAUMERE-- Oknum  pendamping  Program  Keluarga  Harapan  (PKH) di  Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka,  Pulau  Flores, Propinsi NTT   diduga  menjadi  tim  sukses   dari salah satu   calon anggota  legislatif. Ia  mengintimidasi pemanfaat untuk memilih calon legislatif  (Caleg) yang dijagokanya dalam  Pemilu  2019.

Baca: Pemda Ende Tidak Mungkin Bongkar Drainase Menuju Bandara

Baca: Camat dan Lurah Harus Pro Aktif Laporkan Bencana

“Aancamanya jika tidak memilih caleg dari partai tersebut, maka keluarga pengguna manfaat dikeluarkan atau dicoret dari PKH. Tindakan oknum ini sangat meresahkan keluarga pengguna manfaat,” kata   Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional DPRD  Sikkka, Philipus Fransiskus, kepada POS-KUPANG.COM,   Kamis   (22/11/2018).

Ulah  oknum pendamping  PKH ini,  disampaikan  Philipus dalam  pemandangan umum fraksi terhadap Pidato Pengantar atas RAPBD 2019, Rabu (21/11)  dihadiri  Bupati  Sikka, Fransiskus  Roberto  Diogo.

Baca: Waspada! Tinggi Gelombang di Beberapa Perairan di NTT Capai 2,5 Meter

Baca: Dipicu Api Cemburu Sang Kekasih Jalin Hubungan Rahasia, Pembalap Di Kupang Bacok Teman Sendiri

Fraksi PAN, kata  Philipus, menyayangkan tindakan oknum pendamping PKH menjadikan  kemiskinan  rakyata untuk kepentingan politik. 

 Menurut   Philipus,  tindakan ini  tidak pantas  menunjukkan ketidaknetralan dan ketidakprofesionalan oknum yang juga adalah Koordinator PKH Kecamatan Doreng.

Menurut  Philipus,   dugaan intervensi politik oknum pendamping PKH dilakukan dalam setiap kali pertemuan kelompok bulanan.  Ia selalu memaksa dan mengancam keluarga keluarga pengguna manfaat (KPM) untuk memilih calon anggota DPRD Sikka dari partai tertentu.

Baca: 117 Kantong Darah Berhasil Dikumpulkan Dari Donor Darah OJK NTT

Baca: ‎Su sonde Pake Pasing Lai

“Saya sampaikan ini berdasarkan keluhan sebagian besar KPM di Desa Kloangpopot. Saya  bersedia menghadirkan saksi untuk mengklarifikasi pernyataan politik ini. Fraksi PAN meyakini tindakan oknum pendamping PHK  tanpa sepengetahuan caleg  dimaksud,” kata  Philipus.

Baca: Miris Banget! Remaja Ini Hilang Keperawanannya, Awalnya Berkenalan di Fabebook

Baca: Baim Wong dan Paula Verhoeven Nikah Hari Ini. Intip Yuk! Potret Menjelang Pernikahan

Baca: Ini Reaksi Gisella Anastasia Saat Ketahuan Suaminya Terciduk dengan Wanita Lain di Kelab Malam

 Fraksi PAN mendorong pemerintah mengumpulkan semua KPM PKH di Desa Kloangpopot beserta pendamping desa dan perangkat desa. Langkah ini untuk meluruskan informasi yang sesat yang disampaikan oknum pendamping PKH tersebut.(*)

 

 
 

Penulis: Eugenius Moa
Editor: Rosalina Woso
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved