Berita CPNS 2018

Aturan Terbaru, Peserta Tes CPNS 2018 Bisa Langsung Ikut Tes SKB Meski Tak Lolos Passing Grade

Aturan Terbaru, Peserta Tes CPNS 2018 Bisa Langsung Ikut Tes SKB Meski Tak Lolos Passing Grade

Aturan Terbaru, Peserta Tes CPNS 2018 Bisa Langsung Ikut Tes SKB Meski Tak Lolos Passing Grade
POS-KUPANG.COM/Gordi Donofan
Peserta ujian tes SKD CPNS saat masuk ruangan ujian di SMKN I Aesesa di Kabupaten Nagekeo, Selasa (13/11/2018). 

Aturan Terbaru, Peserta Tes CPNS 2018 Bisa Langsung Ikut Tes SKB Meski Tak Lolos Passing Grade

POS-KUPANG.COM - Pemerintah akhirnya mengeluarkan aturan baru tentang kriteria kelulusan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil 2018.

Aturan baru kriteria kelulusan SKD CPNS 2018 ini dituangkan dalam Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permen PANRB) No 61 Tahun 2018. (Link download Permen PANRB No 61 Tahun 2018 ada di bagian akhir)

Dalam aturan baru kreteria kelulusan SKD CPNS 2018 ini, pemerintah memutuskan menggunakan sistem rangking.

Aparat Polres Lembata sedang memeriksa peserta saat memasuki ruang tes CPNS di Aula Kantor Bupati Lembata, Senin (12/11/2018).
Aparat Polres Lembata sedang memeriksa peserta saat memasuki ruang tes CPNS di Aula Kantor Bupati Lembata, Senin (12/11/2018). (POS-KUPANG.COM/Frans Krowin)

Kepastian sistem rangking disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Syafruddin usai mengikuti Rapat Terbatas, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (21/11) siang.

“Kita tidak berorientasi kepada passing grade, tetapi berorientasi pada ranking. Jadi kalau kita passing grade kita jatuhkan, itu sumber daya manusia aparatur nanti kembali mundur. Kita ingin maju,” tegas Syafruddin. 

Baca: Penerapan Sistem Ranking SKD CPNS Diumumkan, Begini Cara Peserta Melihat Nilai Pesaingnya

Baca: Ramalan Zodiak Hari Ini, Kamis 22 November 2018, Cancer Menahan Amarah, Taurus Berselisih

Baca: Pengakuan Gisel Tentang Gugat Cerai Gading Marten

Dengan sistem ranking, menurut Menteri PANRB Syafruddin, jika kebutuhan di salah satu Kementerian/Lembaga misalnya 100 CPNS, karena ini kan baru tes awal tentu yang dicari 3 kali lipat dari 100.

Karena itu, berarti ranking 1 sampai 300.

Itu yang akan masuk seleksi tahap kedua.

“Jadi tiga akan dipilih satu. Kira-kira gitu jalan keluarnya yang terbaik, tapi tidak menurunkan grade,” terang Syafruddin seperti dikutip Pos-Kupang.com dari Tribunnews.com.

Halaman
123
Editor: Bebet I Hidayat
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved