Berita NTT Terkini

PT Taspen Luncurkan Program Bedah Sekolah

PT Taspen Cabang Kupang meluncurkan program Bedah Sekolah setelah dua tahun berturut-turut sebelumnya meluncurkan program Bedah Rumah.

Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Kanis Jehola
POS-KUPANG.COM/Adiana Ahmad
Kepala Kantor PT Taspen Cabang Kupang, Suwartono 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Adiana Ahmad

POS-KUPANG.COM | KUPANG - PT Taspen Cabang Kupang meluncurkan program Bedah Sekolah setelah dua tahun berturut-turut sebelumnya meluncurkan program Bedah Rumah.

Berbeda dengan program bedah rumah yang anggarannya hanya Rp 25 juta per unit, tahun 2018 PT Taspen rupanya harus merencanakan kembali anggaran untuk program tersebut.

Pasalnya, dari hasil survei sekolah yang mau dibedah ternyata anggarannya lebih dari Rp 25 juta.

Baca: Gubernur Viktor Laiskodat Sebut Dirinya Politisi, Pebisnis, Intelektual dan Preman

Kepala Kantor Taspen Cabang Kupang, Suwartono melalui Kepala Bagian Humas, Hofni Baileu, S.H yang ditemui di Kantor PT Taspen Kupang, Rabu (21/11/2018), mengatakan, program Bedah Rumah maupun Bedah Sekolah merupakan bagian dari tanggung jawab PT Taspen sebagai salah satu BUMN dalam membangun negeri.

Baca: Patris Sebut Penentuan Kelulusan CPNS Pakai Sistem Perangkingan Membantu Pemerintah Daerah

"Kita dapat surat dari kantor pusat untuk melakukan bedah sekolah di Kabupaten TTU setelah dua tahun sebelumnya, 2016 dan 2017 kita membedah rumah pensiunan. Anggarannya Rp 25 juta. Setelah kita survei ke lapangan, anggaran yang ada ternyata tidak cukup," kata Hofni.

Berdasarkan hasil survei ke TTU, ungkap Hofni, ditemukan sebuah sekolah negeri yang membutuhkan bantuan dengan anggaran besar karena mulai dari nol. Karena itu, lanjut Hofni, pihaknya harus mengajukan proposal untuk tambahan anggaran ke kantor pusat.

"Kita sudah hitung anggarannya. Butuh dana sekitar Rp 100 juta untuk bangun enam ruangan bangunan semi permanen. Hanya saja, kita juga butuh kepastian hokum soal tanah lokasi sekolah. Tanah itu diserahkan masyarakat," tambah Hofni.

Hofni mengungkapkan, sekolah yang akan dibantu PT Taspen dalam program Bedah Sekolah tersebut merupakan sebuah sekolah dasar negeri. Di sekolah tersebut ada 91 siswa.

"Nama sekolahnya, SDN Lanaus. Ada 91 siswa. Sekarang sudah ada yang duduk di Kelas V. Selama ini proses belajar mengajar masih dilakukan di rumah warga," kata Hofni. (*)

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved