Berita Kabupaten Lembata Terkini

Melanggar Aturan, Plt Kadis PKO Lembata Batalkan Mutasi Guru SMP

Plt Kepala Dinas PKO Kabupaten Lembata, Mikhael Bala, telah membatalkan mutasi guru SMP dan SD di daerah itu karena melanggar aturan.

Melanggar Aturan, Plt Kadis PKO Lembata Batalkan Mutasi Guru SMP
POS-KUPANG.COM/Frans Krowin
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Lembata, Mikhael Bala 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Frans Krowin

POS-KUPANG.COM | LEWOLEBA - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Lembata, Mikhael Bala, telah membatalkan mutasi guru SMP dan SD di daerah itu. Pembatalan dilakukan karena mutasi itu tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.

Mikhael Bala mengatakan hal tersebut ketika ditemui POS-KUPANG.COM di ruang kerjanya, Rabu (21/11/2018).

"Mutasi guru SMP dan SD itu melanggar aturan sehingga sudah saya batalkan. Pembatalan itu saya lakukan baru-baru ini," ujarnya.

Baca: PT Taspen Cabang Kupang Perpanjang Enrollmen Sampai Akhir November 2018

Dikatakannya, pada 30 April 2018 lalu, Bupati Lembata surat Nomor TUK.800/814/BKD-PSDM/IV/2018 perihal penegasan.

Dalam surat itu, Bupati mendelegasikan kewenangan dan kuasa kepada pejabat tertentu (Penjabat Sekda/Sekda) untuk menandatangani keputusan dan surat-surst dibidang kepegawaian terkait pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian ASN.

Baca: Pimpinan dan Staf PN Larantuka Ramai-ramai Bersihkan Selokan, Ternyata Ini yang Mereka Cegah

Selain itu melarang dua kepala dinas yakni Dinas PKO dan Dinas kesehatan untuk melakukan mutasi secara sepihak tanpa sepengetahuan bupati atau Sekda Lembata. Kadis pada kedua dinas itu hanya boleh melakukan mutasi pada internal instansi masing-masing.

Oleh karena itu, lanjut dia, ketika mengemban jabatan sebagai Plt Kadis PKO Lembata, pihaknya langsung membatalkan Surat Perintah Tugas (SPT) atas mutasi sejumlah guru baik SD maupun SMP yang telah dilakukan. Apalagi salah satu surat SPT itu sangat janggal karena seorang guru dari SMP Negeri Ile Ape dimutasikan sebagai guru kelas pada SMPS Katolik Sta. Theresia Lamahora di Lewoleba.

"Jadi mutasi guru melalui SPT itu sudah saya batalkan. Dan pembatalannya juga melalui surat resmi. Saya sudah kembalikan para guru itu ke sekolah masing-masing. Saya berharap guru-guru itu bekerja seperti biasa seperti hari-hari sebelumnya," tandas Mikhael.

Ia mengatakan, sebelum menerbitkan surat pembatalan itu, pihaknya juga telah menggelar pertemuan internal untuk membahas masalah itu. Jadi saat ini, semua persoalan terkait mutasi, sudah teratasi. Olehnya, para guru diharapkan bekerja sebagaimana biasanya.

Saat ini, lanjut dia, masih ditemukan sejumlah ketimpangan pada dunia pendidikan di Kabupaten Lembata. Untuk itu ia akan membenahi satu persatu, agar iklim pendidikan tercipta secara baik demi meningkatkan mutu peserta didik di daerah tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Suster Kepala SMPS Katolik Sta. Theresia Lamahora, Sr. Maria Fabiana, menolak guru pindahan dari SMPN Ile Ape, Bibiana Perada Bali. Penolakan dilakukan karena Bibiana dipindahkan ke sekolah itu untuk menjadi guru wali kelas padahal penentuan wali kelas merupakan wewenang sekolah itu. (*)

Penulis: Frans Krowin
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved