Berita NTT Terkini
Viktor Laiskodat Jelaskan Bagaimana Seharusnya Menggunakan Toilet Umum
siapapun yang menggunakan toilet-toilet umum, harus meninggalkan toilet dalam keadaan bersih dan rapih.
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Ferry Ndoen
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti
POS-KUPANG.COM | KUPANG - Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Laiskodat mengatakan masyarakat Kota Kupang dan NTT pada umumnya harus menggunakan toilet umum secara bertanggung jawab dan disiplin.
Hal itu dikatakan Viktor saat menyampaikan sambutan dalam perayaan Maulid Nabi, di Mesjid Albaitul Qadim, Air Mata Kupang, Senin (19/11/2018) malam.
Viktor menjelaskan, siapapun yang menggunakan toilet-toilet umum, harus meninggalkan toilet dalam keadaan bersih dan rapih.
"Saya tegaskan, jangan pernah tinggalkan toilet yang sudah anda pakai dalam keadaan kotor dan jorok. Menjaga kebersihan itu harus lahir dari kesadaran diri kita masing-masing," tegasnya.
Ia mengisahkan, saat dirinya ke Jepang, ia begitu terkesan bagaimana orang-orang di sana memperlakukan fasilitas umum termasuk toilet.
"Saya sangat terkesan, toilet-toilet di sana sangat bersih dan rapi meskipun orang-orang silih berganti menggunakannya," ujarnya.
Penasaran dengan itu, Viktor kala itu sengaja membuat toilet yang ia pakai menjadi kotor. Ia lalu keluar, berdiri tidak jauh dari toilet tersebut.
Beberapa saat kemudian, ada orang yang datang menggunakan toilet yang sengaja dibuat kotor oleh Viktor.
Saat orang itu keluar, kata Viktor, ia lalu menengok toilet tersebut. Lagi-lagi Viktor dibuat terkesan, toilet tersebut kembali rapi dan bersih.
"Saya akhirnya tau bahwa orang-orang di sana menggunakan fasilitas umum secara disiplin dan bertanggung jawab. Itulah yang saya inginkan dari masyarakat Kota Kupang, jaga kebersihan itu harus lahir dari kesadaran pribadi kita masing-masing," ungkap Viktor.
Viktor mengatakan, memperhatikan kebersihan toilet umum, warga Kota Kupang juga harus peduli dengan kebersihan di lingkungan sekitarnya.
"Kita kalau jalan di Kota Kupang, pasti kita ketemu sampah, banyak sampah ada disekitar kita, jangan tutup mata, bersihkan, ambil dan buang di tempatnya," tegas Viktor.
Dalam kesempatan itu, Viktor memberi 'PR' kepada Walikota Kupang, yang turut hadir dalam perayaan Maulid Nabi. Kata Viktor, dalam waktu enam bulan, Kota Kupang harus bersih dan pada malam hari tidak boleh gelap gulita, harus ada penerangan.
Kepada umat muslim dan undangan yang hadir dalam perayaan tersebut Viktor mengatakan, NTT bisa maju kalau bisa disiplin dan jujur. Momen Maulid Nabi ini, kata Viktor, merupakan kesempatan untuk membangkitkan spirit disiplin.
"Dalam Islam diajarkan untuk disiplin melakukan sholat lima waktu. Ini harus ditaati, kalau lewat jamnya, tidak boleh," kata Viktor.
Viktor mengatakan, spirit ini harus dibawa saat bekerja dan berkarya sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing orang. (*)