Berita NTT

Perencanaan dan Pengembangan Kawasan Pesisir NTT Harus Dioptimalkan

"Kalau merumuskan satu program itu harus dengan akademisi sehingga program-program itu baik perencanaan dan pelaksanaan itu sesuai dengan pedoman atau

Perencanaan dan Pengembangan Kawasan Pesisir NTT Harus Dioptimalkan
POS KUPANG.COM/GECIO VIONA
Suasana Seminar Regional Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang (PNK) dengan tema Perencanaan dan pengembangan kawasan pesisir NTT di Auditorium PNK Penfui, Kota Kupang, Senin (19/11/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Gecio Viana

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Ketua Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Kupang (PNK), Dian E. W Johannis, ST.,M.Eng mengatakan perencanaan dan pengembangan kawasan pesisir NTT harus dioptimalkan dan bekerjasama dengan para akademisi, Sabtu (19/11/2018)

"Kalau merumuskan satu program itu harus dengan akademisi sehingga program-program itu baik perencanaan dan pelaksanaan itu sesuai dengan pedoman atau tidak," ungkapnya ketika ditemui POS-KUPANG.COM disela seminar regional Jurusan Teknik Sipil PNK di Auditorium PNK Penfui, Kota Kupang.

Ia menjelaskan, pesisir di wilayah Kota Kupang saat ini tidak memiliki simpadan pantai dan akses warga kota untuk area pantai sebagai area publik semakin berkurang karena pembangunan yang cukup masif.

Sehingga menurutnya, pantai di Kota Kupang yang telah menjadi area belakang dapat dioptimalkan untuk menjadi area depan yang juga mendukung pariwisata kota.

"Pantai yang natural tidak ada padahal itu sangat bagus. Kedepannya saya berharap kepada pemerintah untuk kembalikan pantai ke bagian depan (Water Front City) sehingga tujuan pariwisata itu di situ. Bukan daerah belakang yang akan menjadi daerah buangan hotel dan pemukiman," katanya.

Terkait seminar sendiri, alasan pihaknya menggelar seminar tersebut karena terdapat satu program studi yakni Prodi Teknik Perancangan Irigasi dan Penanganan Pantai serta menjadi sarana mendapatkan ilmu dan pengetahuan dari para pemateri yang handal dan berkualitas.

Pemateri yant hadir yakni Guru besar Teknik Sipil dan Lingkungan UGM, Prof. Dr. Bambang Trihatmodjo, CES., DEA; Kepala Dinas PU NTT, Ir.Andre Koreh, MT dan pemateri dari International Bussines Development Timothy Gilbert.

Selain Itu, pihaknya juga membangun satu kolaborasi kurikulum dengan Melbourne Polytechnic sehingga para lulusan dapat sesuai dengan kebutuhan pasar kerja dan stakeholder.

"Dengan begitu kita dapat berkolaborasi kurikulum sehingga kita bisa match dan magang bersama," katanya.

Halaman
123
Penulis: Gecio Viana
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved