Berita Kabupaten TTU Terkini

Pemkab TTU Alokasikan Dana Rp 1 Miliar untuk Kegiatan TMMD

Pemkab TTU mengalokasikan anggaran Rp 1 Miliar untuk kegiatan Tentara Menunggal Membangun Desa (TMMD)tahun 2019

Pemkab TTU Alokasikan Dana Rp 1 Miliar untuk Kegiatan TMMD
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Kepala Dinas PMD Kabupaten TTU, Drs. Juandi David 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Timor Tengah Utara (TTU) mengalokasikan anggaran Rp 1 Miliar untuk kegiatan Tentara Menunggal Membangun Desa (TMMD) yang akan dilaksanakan pada tahun 2019 mendatang.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten TTU, Drs. Juandi David, kepada POS-KUPANG.COM seusai mengikuti sidang Banggar di Kantor DPRD TTU, Senin (19/11/2018).

David mengatakan, alokasi anggaran untuk kegiatan TTMD pada tahun depan tersebut telah disetujui oleh seluruh anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten TTU.

Baca: Botol, Sandal hingga Karung Terpal Ditemukan dalam Perut Paus yang Mati di Wakatobi

Menurut David, pemerintah Kabupaten TTU mengalokasikan anggaran sebanyak itu, untuk mendukung kegiatan TMMD sebagai respon atas proposal yang diajukan oleh pihak Kodim 1618/TTU.

Baca: Pelajar SMAN 1 Tanjung Bunga Adukan Kepsek dan Para Guru Kepada Wakil Bupati Flores Timur

"Jadi sesuai dengan proposal dari Kodim 1618/TTU, itu sebesar Rp. 1,5 Miliar. Tapi kita bawa ke sidang Banggar dan disetujui Rp 1 miliar," ungkapnya.

Ditambahkan David, kegiatan TMMD diharapkan dapat membantu membuka keterisolasian bagi desa-desa yang akses transportasinya bermasalah sehingga dapat membantu mobilisasi masyarakat di desa tersebut.

"Selama ini, kegiatan TMMD di Kabupaten TTU sangat membantu pemerintah dalam membuka isolasi bagi desa-desa yang sangat sulit akses transportasinya," ungkapnya.

David menambahkan, pemerintah mengalokasikan dana kepada TNI untuk mendukung kegiatan TMMD, karena selama melaksanakan kegiatan tersebut, para TNI dapat bekerja sampai tuntas.

"Ketika kita kasih waktu mereka selama tiga bulan bekerja, mereka bekerja belum sampai tiga bulan selesai. Dan pekerjaan mereka lakukan sampai tuntas. Tidak setengah-setengah. Sehingga kami merasa terbantu," ujarnya. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved