Berita Kabupaten TTU Terkini

BPH IMF Kefamenanu Gelar Pelatihan Jurnalistik

Badan Pengurus Harian (BPH) Ikatan Mahasiswa Flores (IMF) Kefamenanu menggelar pelatihan jurnalistik bagi anggotanya.

BPH IMF Kefamenanu Gelar Pelatihan Jurnalistik
POS-KUPANG.COM/TOMMY MBENU NULANGI
Anggota bersama BPH IMF Kefamenanu mengikuti latihan menulis berita di Sekretariat IMF, Selasa (20/11/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Tommy Mbenu Nulangi

POS-KUPANG.COM | KEFAMENANU - Badan Pengurus Harian (BPH) Ikatan Mahasiswa Flores (IMF) Kefamenanu menggelar pelatihan jurnalistik bagi anggotanya.

Kegiatan tersebut dilakukan di sekretariat IMF Kefamenanu, Kos Kasih Bunda, BTN Kota Baru, Desa Naiola, Kecamatan Bikomi Selatan, Selasa (20/11/2018) siang.

Sebanyak 25 anggota IMF Kefamenanu mengikuti kegiatan pelatihan jurnalistik. Kegiatan tersebut menghadirkan tiga wartawan yang sehari-hari bertugas di TTU, di antaranya Eman Tabean dari media online VoxNtt.com, Kristoforus Dos Santor dari Medika Star, dan Tommy Mbenu Nulangi dari Pos Kupang.

Baca: AMPIBI FKIP Undana Kupang Gelar Turnamen Futsal, Ini Jumlah Timnya

Pantauan POS-KUPANG.COM di lokasi kegiatan, pelatihan jurnalistik tersebut, dimulai sekitar pukul 12.00 wita. Hadir pula dalam kegiatan tersebut Dewan Pembina IMF Kefamenanu Piramus Nyoman Jena.

Piramus Nyoman Jena dalam sambutannya pada acara pembukaan mengungkapkan, pelatihan jurnalistik merupakan kegiatan perdana yang digelar oleh BPH IMF Kefamenanu Periode 2018/2019.

Baca: Komplotan Spesialis Pencuri Motor di Kampus Kota Kupang Dibekuk Polisi

Nyoman mengatakan, kegiatan yang digelar tersebut sangat bermanfaat sebagai bekal dalam menambah wawasan bagi seluruh anggota IMF Kefamenanu. Dirinya berharap, seluruh anggota serius mengikuti pelatihan yang diberikan agar dapat membawa manfaat bagi anggota tersebut.

"Saya kira, ini kegiatan yang sangat bermanfaat, karena tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan belajar seperti yang kalian alami hari ini. Jadi saya minta kita semua serius dalam mengikuti pelatihan nanti," ujarnya.

Wartawan VoxNTT.com, Eman Tabean dalam materinya menjelaskan, dalam menulis berita, seorang reporter harus memperhatikan unsur 5W+1H.

Selain itu dalam penulisan berita, harus sesuai fakta di lapangan. Hal itu dilakukan untuk menghindari terjadinya penulisan berita hoax yang dapat mengganggu kehidupan masyarakat.

"Jadi menulis berita itu harus sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan dan tidak boleh melebih-lebihkan. Jangan hanya karena ingin beritanya dibaca, kemudian buat berita yang melebih-lebihkan. Padahal fakta di lapangan tidak seperti yang diberitakan," Devisi Humas Ikatar Wartawan TTU (Intan TTU) itu.

Ketua Umum IMF Kefamenanu, Adrianus Rada mengatakan, tujuan utama pihaknya menggelar kegiatan ini agar seluruh anggota bisa memahami dan mengetahui teknik penulisan berita maupun cara-cara kerja jurnalistik.

Adrianus menambahkan, kegiatan pelatihan jurnalistik penting diberikan kepada anggota IMF Kefamenanu sebagai bekal keterampilan dalam menulis berita selain ilmu pengetahuan yang diperoleh di kampus.

"Saya rasa ini kegiatan yang sangat bermanfaat. Semoga kedepannya kegiatan seperti ini bisa terus kita digelar sehingga pemahaman kami tentang jurnalistik lebih baik lagi," ungkap Adrianus.

Mahasiswa semester tiga Prodi Agribisnis Fakultas Pertanian Unimor itu berharap agar, kedepan BPH IMF Kefamenanu dapat menggelar kegiatan lain yang dapat menambah wawasan berpikir anggotannya. (*)

Penulis: Thomas Mbenu Nulangi
Editor: Kanis Jehola
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved