Berita NTT

Dukung Moratorium TKl! ASDP Siap Awasi Keberangkatan TKI Ilegal

General Manager General Manager PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) cabang Kupang, Burham Zahim pihaknya siap mendukung upaya pemerinta

Dukung Moratorium TKl! ASDP Siap Awasi Keberangkatan TKI Ilegal
POS-KUPANG.COM/LAUS MARKUS GOTI.
Burhan Zahim General manager ASDP cabang Kupang di ruang kerjanya, Senin (19/11/2018). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Laus Markus Goti

POS-KUPANG.COM | KUPANG - General Manager General Manager PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) cabang Kupang, Burham Zahim pihaknya siap mendukung upaya pemerintah NTT melakukan moratorium TKI.

Hal tersebut disampaikan Burhan kepada POS-KUPANG.COM, Senin (19/11/2018) di ruang kerjanya.

Baca: Tiket Otamatis Dalam Tahap Pembenahan! Begini Penjelasan ASDP Kupang

Baca: ADD Rp 50 Miliar  di Sikka  Terancam  Tidak  Cair! Ini Pemicunya

Burhan mengatakan, bentuk dukungan dari ASDP ialah dengan melakukan pengawasan secara ketat keberangkatan TKI lewat jalur laut.

"Tentunya ini program pemerintah yang perlu kita dukung. Bentuk dukungan kami ialah berkoordinasi secara baik dengan pihak-pihak yang terlibat di pelabuhan-pelabuhan untuk melakukan pengamatan keberangkatan para TKI ilegal," ungkapnya.

Burhan mengatakan, dalam melakukan pengawasan, pihaknya tentu berupaya bekerja sesuai dengan aturan-aturan yang berlaku.

"Maksudnya kita sembarangan, kita kerja sesuai dengan tugas kita. Selebihnya kita serahkan kepada yang bertanggung jawab mengurus soal TKI," ungkapnya.

Selain itu, kata dia, pihaknya akan mendalami seperti apa ketentuan dari surat keputusan soal moratorium. "Kita akan pelajari, supaya kita, saat melakukan pengawasan, seusai seperti dengan apa yang ada dalam keputusan tersebut," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Burhan juga menyinggung soal penjualan tiket otamatis, yang saat ini, diakuinya masih menuai pro dan kontra.

"Saya harus katakan bahwa tiket otamatis ini, ada yang setuju tapi ada pula yang tidak setuju. Kita akan himpun semua itu, dan kita benahi," ungkapnya.

Namun, kata dia, perubahan ini memang butuh penyesuaian, sambil pihaknya melakukan evaluasi, untuk kemudian membehani sistem penjualan tiket tersebut.

Ia mengatakan, tiket otamatis ini digunakan dalam rangka sterilisasi agar pihaknya mudah melakukan pengawasan terhadap para penumpang dan barang bawaannya.

"Sebenarnya untuk kenyamanan dan keamanan kita bersama. Kalau kita awasi lebih ketat dengan sistem ini, yah kita bisa minimalisir hal-hal yang tidak diinginkan," ungkapnya. (*)

Penulis: Laus Markus Goti
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved