Berita Kabupaten Manggarai

Anak Dipukul !  Orangtua Adukan Kepala SDK Bajak ke Polisi

Melkianus melaporkan kepala sekolah atas dugaan tindak pidana penganiayaan padanya anaknya, Fransiska Kristafiani Melfibi (7), pelajar SD kelas satu.

Anak Dipukul !  Orangtua Adukan Kepala SDK Bajak ke Polisi
POS-KUPANG.COM/Aris Ninu
Kapolres Manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Aris Ninu

POS-KUPANG-COM-RUTENG-Tak terima anaknya dipukul memakai kayu di sekolah, Melkianus Sulti (33), orangtua siswi SDK Bajak melaporkan Arnoldus Don, Kepala Sekolah Bajak ke Polsek Reok, Senin (19/11/2018) pagi

Melkianus melaporkan kepala sekolah atas dugaan tindak pidana penganiayaan padanya anaknya, Fransiska Kristafiani Melfibi (7), pelajar SD kelas satu.

Baca: Angin Puting Beliung di Manggarai Barat! Puluhan Rumah Rusak 8 Warga Terang Terluka

Atas laporan itu, polisi telah menerima laporan dan membuat visum et repertum (VER) di Puskesmas Reok.

Informasi yang diperoleh POS-KUPANG.COM dari Reok, Senin (19/11/2018) siang menjelaskan, kasus penganiayaan terjadi di Halaman SDK Bajak Kampung Ngancang, Desa Watu Tango, Kecamatan Reok, Senin (19/11/2018) pagi pukul 07.30 wita.

Yang mana saat pelapor saat kejadian lewat di depan SDK Bajak dan melihat ke dalam ruang kelas bersama para saksi lainnya menyaksikan sang kepala sekolah sedang memukul seluruh siswanya menggunakan sebatang kayu hingga para siswa menangis dan mengalami luka lebam.

Saat kejadian tersebut salah satu siswa merupakan anak pelapor yang juga menjadi korban masuk ke dalam sekolah dan membawa anaknya untuk dilaporkan ke Sentra Pelayananan Kepolisian Sektor Reok.

Kasus siswa SDk Bajak dianiaya ini sudah dilaporkan secara resmi ke Polsek Reo dan sudah dilakukan pemeriksaan oleh Perawat Puskesmas Reok, Yuliani Sulastri untuk dibuatkan VER.

Hingga kini orangtua siswa yang melaporkan kejadian penganiayaan masih satu orang dan dimungkinkan korban bisa bertambah melapor ke Polsek Reok.

Kapolres Manggarai, AKBP Cliffry Steiny Lapian, SIK melalui Kapolsek Reok, Ipda Subekti kepada POS-KUPANG.COM di Ruteng, Senin (19/11/2018) siang membenarkan, ada kasus tersebut.

"Kami lagi tangani dan dalami. Memang ada laporan siswa SDK Bajak bersama orangtua melaporkan kepala sekolahnya atas dugaan penganiayaan," kata Subekti. (*)

Penulis: Aris Ninu
Editor: Ferry Ndoen
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved