Berita Regional Terkini

Medali Borobudur Marathon 2018 Jadi Favorit Swafoto Pelari

Hamidi Soetopo (52) merasa bangga bisa menyelesaikan rute half marathon sampai garis finish di Bank Jateng Borobudur Marathon 2018

Medali Borobudur Marathon 2018 Jadi Favorit Swafoto Pelari
KOMPAS.com/IKA FITRIANA
Para pelari ber-swafoto pakai medali Bank Jateng Borobudur Marathon 2018 di depan candi Borobudur Magelang, Minggu (18/11/2018). 

POS-KUPANG.COM | MAGELANG - Hamidi Soetopo (52) merasa bangga bisa menyelesaikan rute half marathon sampai garis finish di Bank Jateng Borobudur Marathon 2018, di Candi Borobudur Magelang, Minggu (18/11/2018).

Tak lupa ia berswafoto dengan berbagai gaya mengenakan medali Borobudur Marathon 2018, di depan cagar budaya Borobudur.

Medali Bank Jateng Borobudur Marathon 2018 memang didesain unik, berbentuk segi empat berdimensi relief candi Borobudur. Ada lubang di tengah medali yang bisa digunakan untuk bingkai foto.

Baca: OTT Bupati di Pakpak Bharat Diduga Terkait Proyek di Dinas PU

"Medalinya unik bentuk Candi. Setiap penyelenggaraan marathon di manapun pasti punya medali dengan ciri khas masing-masing. Saya pasti foto kalau berhasil finish untuk koleksi," kata Hamidi.

Pria asal Surabaya itu mengaku sudah memiliki lebih dari 20 keping medali perlombaan marathon dari berbagai daerah di Indonesia.

Baca: Sempat Ditutup, Kawasan Monas Kembali Dibuka untuk Umum

Pada Agustus 2018 lalu ia baru saja mengikuti Surabaya Marathon 2018. Ia mengaku menikmati rute kategori half marathon di Borobudur ini.

Ia berhasil menyelesaikan lomba lari jarak 21 kilometer itu dengan catatan waktu 2 jam 12 menit.

"Rutenya enak, udaranya sejuk, lalu antusias masyarakat menyambut pelari juga bagus," kata Hamidi yang menggemari olahraga lari sejak tahun 2000-an itu.

Selain Hamidi, ada ratusan pelari yang terlihat asyik berfoto sembari memamerkan medali. Paling banyak mereka berfoto dengan latar belakang candi Buddha terbesar di dunia itu.

Selain itu, ada photo booth virtual Bank Jateng Borobudur Marathon 2018 di area Taman Lumbini yang juga menjadi favorit pelari maupun pengunjung untuk mengabadikan diri.

Event olahraga bergengsi yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah didukung Bank Jateng dan Harian Kompas ini diikuti sebanyak 9.672 pelari dari berbagai daerah dan luar negeri.

Mereka terbagi menjadi 3 kategori, yakni full marathon (42K), half marathon (21K) dan 10K. (*)

Editor: Kanis Jehola
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved